banner 160x600
banner 160x600
banner 2560x598

banner 2560x598

Pelabuhan Tanjung Carat Diharapkan Beroperasi di 2023

  • Bagikan
Gubernur H Herman Deru Pimpin Pertemuan Advokasi Rencana Pemanfaatan Pelabuhan Tanjung Carat
Gubernur H Herman Deru Pimpin Pertemuan Advokasi Rencana Pemanfaatan Pelabuhan Tanjung Carat
banner 468x60

Gubernur Pimpin Pertemuan Advokasi Rencana Pemanfaatan Pelabuhan Tanjung Carat  

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pematangan persiapan pembangunan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat terus dilakukan Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), bahkan untuk menunjang kelancaran proses pembangunan Tanjung Carat tersebut Pemprov menggelar  Pertemuan Advokasi bersama stakeholder dan semua pengguna jasa pelabuhan yang terlibat dalam pembangunan Pelabuhan tersebut.  

Pertemuan dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel Dr Ekowati Retnaningsih SKM MKes, Bupati Banyuasin Askolani Jasi dan para OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

Gubernur Herman Deru meminta semua setakholder dan OPD yang terlibat terus melakukan segala persiapan. “Yang terpenting dalam hal ini saya meminta para pelaku tangan-tangan dingin dari kalian semua membantu, untuk akselerasi progres dari pembangunan Pelabuhan New Palembang,” kata Herman Deru saat menyampaikan arahan  pada  Pertemuan Advokasi Rencana Pemanfaatan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat, di Auditorium Bina Praja, Rabu (7/7).  

Herman Deru mengatakan dilakukannya pertemuan ini bersifat informatif kepada pihak yang terlibat dalam Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. “Gunanya ini digelar agar kita bisa melihat kesiapannya dari yang terlibat mematangkan kesiapannya,” kata Herman Deru.  

Menurut  Herman Deru, pelabuhan New Palembang nantinya akan menjadi pelabuhan Operasional, yang sudah tentu akan memberikan efek positif bagi aktivitas eksport import bagi Sumsel secara lebih maksimal. “Mudah-mudahan dengan adanya pelabuhan ini mengintegrasikan semua kebutuhan komoditas kita. Artinya Pelabuhan Tanjung Carat  Dipastikan   Berdampak Luar Biasa  Bagi Pertumbuhan Ekonomi Sumsel,” tambahnya.   

Ia yakin perkembangan pembangunan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat akan berjalan sesuai dengan rencana karena semua persyaratan sudah terpenuhi. Proyek pembangunannya sendiri  akan di masukkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).  

Hal senada juga sampaikan Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel Dr Ekowati Retnaningsih yang menyebut rencananya ground breaking Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat akan dilakukan bulan November 2021 langsung dihadiri oleh Presiden RI Jokowi Dodo dan diharapkan akan bisa beroperasi pada September 2023. “Penentuan titik lokasinya juga sudah ditetapkan oleh Menteri Perhubungan dan Gubernur Sumsel,” tegasnya.  

Ekowati  menyebut, Pemprov Sumsel telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan pengamanan  pelabuhan bersama Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Palembang, serta rekomendasi teknis alih fungsi lahan yang telah dikeluarkan. “Dalam hal ini pemerintah pusat maupun Pemprov Sumsel telah melakukan proses penyiapan administrasinya,” ucapnya sembari menyebut luasan lahan yang telah disiapkan untuk pembangunan Pelabuhan New Palembang lebih kurang seluas 1330 hektare.  

Di tempat yang sama Bupati Banyuasin, Askolani Jasi yang hadir dalam pertemuan tersebut merespon dengan baik dan bangga pada Gubernur Sumsel H Herman Deru atas kerja kerasnya yang berkeinginan Pelabuhan New Palembang ini menjadi pelabuhan Internasional. “Yang terpenting kita bersama merealisasikan proyek ini, saya mewakili masyarakat Banyuasin bangga sekali kepada Gubernur yang selalu semangat dalam pembangunan di Sumsel,” ungkapnya.  

Askolani menegaskan, pihaknya telah membuat Perda mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk memudahkan berjalannya proyek pembangunan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat tersebut. “Melalui surat yang telah dilayangkan Gubernur kami sudah menindak lanjuti, dan membuatkan Perda yang dalam hal ini juga sudah  disahkan mengenai RT/RW-nya,” tuturnya.  

Sementara itu dalam sesi tanya jawab Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumsel, Hari Widodo, berkeyakinan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat  akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Selatan.  

“Setelah adanya pelabuhan Tanjung Carat nantinya dapat diestimasikan dampaknya bagi pertumbuhan Ekonomi di Sumsel, dan bagi eksport terhadap Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) Sumsel 27 persen dan kontribusi investasi terhadap PDRD 35 persen,” ujarnya. (rel/Abr/Adv)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *