Pasokan Cabai dan Tomat tak Penuhi Kebutuhan Pembeli

- Jurnalis

Rabu, 11 September 2019 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dampak musim kemarau berkepanjangan banyak petani yang gagal panen, sehingga 40 persen pasokan cabai dan tomat kepada para pedagang menurun tajam.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Hardayani, penurunan pasokan dua jenis komoditi itu mencapai 40 persen dibanding pada pasokan normal. Karena itu, untuk pasokan cabai dan tomat di Pembang saat ini hanya 60 persen sehingga tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Dukung Kemudahan Layanan Peserta, Bank Sumsel Babel dan PT Taspen Perluas Kerja Sama Pembayaran

“Untuk sayur  mayur masih bisa diantisipasi, karena pasokannya tidak mengalami penurunan,” jelasnya.

Dirinya mengimbau kepada pedagang agar jangan sampai menjual cabai dan tomat dengan harga terlalu tinggi,” Saya memaklumi adanya kenaikan harga karena memang pasokan menurun, tetapi jangan menjual terlalu tinggi.

“Harga di Distributor untuk cabai pada kisaran Rp 60 ribu – Rp 70 ribu per kilogram, tetapi sesampai di pasar menjadi Rp 100 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wali Kota Ratu Dewa Serahkan LKPD Pemkot Palembang 2025

Menurutnya, karena cabai dan tomat tidak terlalu banyak sedangkan permintaan tetap dan cenderung naik maka berlaku hukum ekonomi, supply and demand. Barang sedikit, permintaan banyak maka harga akan naik.

 

Kontributor : Akip

Berita Terkait

Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang
Gaya Hidup Cerdas 2026, Strategi Anak Muda Sumsel Bangun Dana Darurat Lewat Sinergi Pesirah
Bank Sumsel Babel Percepat Digitalisasi Transaksi dan Layanan Publik
Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan: Aksi Sosial Pemasyarakatan di Palembang
Wali Kota Ratu Dewa bersama Kajari Palembang Serahkan Gerobak Bakso untuk Eks Napiter
Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat
WIKA Lakukan Perombakan, Prof Harris Arthur Hedar Kembali Masuk Jajaran Komisaris
Perang Lawan Banjir Dimulai! Pemkot Palembang Siapkan Reward bagi Perekam Pelanggar

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:26 WIB

Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:19 WIB

Gaya Hidup Cerdas 2026, Strategi Anak Muda Sumsel Bangun Dana Darurat Lewat Sinergi Pesirah

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:58 WIB

Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan: Aksi Sosial Pemasyarakatan di Palembang

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:46 WIB

Wali Kota Ratu Dewa bersama Kajari Palembang Serahkan Gerobak Bakso untuk Eks Napiter

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat

Berita Terbaru

Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.

Headlines

Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB