Pasca Relokasi Jalan Longsor Kelampadu Muara Kuang Senilai 19 Miliar Menuai Tanya

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2020 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasca relokasi jalan di Desa kelampadu Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir

Pasca relokasi jalan di Desa kelampadu Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pasca pekerjaan proyek relokasi  jalan longsor di desa Kelampadu Kecamatan Muara Kuang senilai  Rp 19.439.189.000 (19 M) mendapat sorotan dan tanya dari warga di Kabupaten Ogan Ilir.

Proyek yang dikerjakan tahun 2019 lalu menggunakan anggaran APBD senilai Rp 19.439.189.000 (19 M), harga fantastis untuk pengerjaan sebuah proyek Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan (PUBM Prov Sumsel).

Namun penggunaan jalan di desa Kelampadu tersebut belum sepenuhnya dapat dipergunakan, padahal pengerjaan relokasi jalan longsor telah rampung dan telah diadakan serah terima untuk yang pertama.

Baca Juga:  APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Menurut penuturan Wawan (36) warga sekitar kecamatan Muara Kuang, kondisi jalan di desa Kelampadu masih dalam keadaan retak dan becek.

Kondisi jalan pasca relokasi
Kondisi jalan pasca relokasi

“Kalau melewati jalan ini, seakan pengerjaannya belum selesai. Kondisi coran di beberapa titik jalan pecah-pecah, hal ini membahayakan bagi pengguna jalan,” tuturnya.

Sangat disayangkan proyek dengan anggaran belasan miliar rupiah terindikasi hasil dan cara pengerjaan masih dipertanyakan.

Kepala Dinas PUBM Sumsel, H Dharma Budi ketika dikonfirmasi melalui sambungan media sosial Whatsaap mengatakan, bahwa proyek tersebut telah rampung pengerjaannya.

“Proyek Relokasi jalan longsor di desa Kelampadu telah selesai dikerjakan, jalan tersebut dalam proses pemadatan/pengerasan dan sudah diserahaterimakan kali pertama. Untuk kondisi fisik yang mengalami kerusakan akan segera diperbaiki,” urai Dharma Budi, Rabu (12/02/2020).

Lebih lanjut Dharma Budi mengungkapkan secara spesifikasi permasalahan relokasi jalan longsor, dapat menghubungi pihak KPA di bidang Jalan PUBM.

Baca Juga:  ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

“Silahkan hubungi KPA bidang Jalan agar mendapat keterangan secara menyeluruh,” jelasnya.

Sementara itu ketika awak media menyambangi Dinas PUBM Prov  Sumsel sesuai arahan dari Dharma Budi guna menemui dua pejabat yang dimaksud, sayangnya mereka sedang  tidak berada di tempat. (Abror Vandozer)

Berita Terkait

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Berita Terbaru