Pameran Seni Rupa Pelajar se-Sumsel 2024

- Jurnalis

Sabtu, 16 November 2024 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pameran Seni Rupa Pelajar SMA/SMK/SLB se-Sumatera Selatan, berlangsung dari 11 hingga 15 November 2024 di UPTD Graha Teknologi Sriwijaya resmi ditutup pada Jumat 15 November 2024.

Pameran Seni Rupa Pelajar SMA/SMK/SLB se-Sumatera Selatan, berlangsung dari 11 hingga 15 November 2024 di UPTD Graha Teknologi Sriwijaya resmi ditutup pada Jumat 15 November 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG |
Pameran Seni Rupa Pelajar SMA/SMK/SLB se-Sumatera Selatan, berlangsung dari 11 hingga 15 November 2024 di UPTD Graha Teknologi Sriwijaya resmi ditutup pada Jumat 15 November 2024.

Acara ini diinisiasi Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan [Disdik Sumsel] bekerja sama dengan Komunitas Batang Hari Sembilan. Penutupan pameran dihadiri sejumlah tokoh, termasuk Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumsel H Awaluddin SPd MSi, Sultan Mahmud Badaruddin [SMB] IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH MKn, Ketua Kobar 9 Vebri Al Lintani, dan perwakilan berbagai sekolah di Sumsel.

Langkah Kecil dengan Dampak Besar

Dalam sambutannya, Plt Kepala Disdik Sumsel H Awaluddin mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas suksesnya kegiatan ini. Ia mengaku awalnya tidak memiliki ekspektasi besar.

“Kami hanya berpikir untuk menyediakan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan karya mereka. Ternyata, acara ini membawa dampak luar biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa acara ini menjadi bukti pentingnya memberikan panggung kepada siswa untuk mengeksplorasi potensi non-akademik mereka. “Dunia ini tidak melulu tentang matematika atau fisika. Ada potensi lain seperti seni yang juga harus diberi perhatian,” katanya.

Baca Juga:  EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Kolaborasi Seni dan Teknologi

Pameran ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara komunitas seni Kobar 9 dan Graha Teknologi Sriwijaya.

Ketua Kobar 9 Fir Azwar, menyebutkan bahwa acara ini telah menarik perhatian publik, terbukti dari pemberitaan di puluhan media massa. Sebanyak 193 karya dari 38 sekolah, termasuk lukisan, kriya logam, dan instalasi seni, dipamerkan. Dari jumlah tersebut, 14 karya lukisan berhasil terjual, memberikan kebanggaan tersendiri bagi para pelajar.

“Acara ini menjadi langkah awal yang kami yakini akan berkembang menjadi letupan besar dalam dunia seni rupa di Sumsel,” ujar Fir Azwar.

Dukungan Berbagai Pihak

Sultan SMB IV Jaya Wikrama turut mengapresiasi kegiatan ini dan berharap acara serupa dapat dilanjutkan dengan skala lebih besar. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa setiap anak memiliki bakat dan minat yang perlu terus didukung,” katanya.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kepala UPTD Graha Teknologi Sriwijaya, Subhan Al Rasyid SKom MKom juga mengungkapkan harapan agar Graha Teknologi Sriwijaya menjadi pusat pengembangan seni dan budaya di Sumsel, menarik lebih banyak kunjungan masyarakat.

Memotivasi Generasi Muda

Dengan adanya pembelian karya seni oleh pejabat dan masyarakat, Plt Kepala Disdik Sumsel menyebut hal ini sebagai bentuk dukungan konkret. “Ini bukan hanya apresiasi, tetapi juga motivasi bagi anak-anak untuk terus berkarya,” tegasnya.

Acara ini menjadi tonggak penting dalam mendorong generasi muda Sumsel untuk mengeksplorasi kreativitas mereka di luar akademik. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di berbagai tingkatan dan lokasi.

“Ini baru awal. Kita berharap letupan kecil ini akan menjadi kembang api besar yang mewarnai dunia seni rupa di Sumatera Selatan,” tutup H Awaluddin. [AbV/red]

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Minggu, 27 September 2026 - 13:21 WIB

SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun

Berita Terbaru