OTT KPK, Uang USD 35 Ribu Terkait Proyek Berhasil Diselamatkan

- Jurnalis

Selasa, 3 September 2019 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK  Jakarta Selatan

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan

MENGEJUTKAN, Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Muaraenim Ahmad Yani pada Senin malam (2/8/2019) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), berhasil diamankan uang sejumlah 35 ribu dolar AS.

WIDEAZONE.COM, MUARAENIM — Keyakinan masyarakat Kabupaten Miaraenim terhadap kepemimpinan bupatinya, Ahmad Yani, akhirnya musnah setelah terjerat OTT oleh KPK .

OTT yang berhasil menyelamatkan uang senilai USD 35 ribu terkait proyek pembangunan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat itu, mendapat apresiasi dari sejumlah pihak.

Menurut Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, dalam kagiatan tangkap tangan itu pihaknya telah memboyong empat orang yang diduga terlibat dalam suap proyek Dinas PU Muaraenim ke Jakarta.

Baca Juga:  Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

“Benar, selain Bupati Muaraenim kita juga telah membawa tiga orang ke Jakarta. Mereka kita duga terlibat dalam kasus suap proyek di Dinas PU Muaraenim,” ujar Basaria saat dikonformasi awak media, Selasa (3/9/2019).

Uang yang diamankan itu, kata Basaria, terdiri dari uang asing senilai USD 35 ribu. Diduga uang yang diamankan itu merupakan suap dari proyek pembangunan di Dinas PU Muaraenim

Meski Basaria telah memberi penjelasan tentang latar belakang penangkapan terhadap Ahmad Yani, namun ia tidak menjelaskan tiga orang lainnya.

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

“Sesuai hukum acara, kita memberikan waktu 24 jam untuk menetapkan status hukumnya,” uangkap Basaria.

Hari ini, katanya, pihak KPK akan menjelaskan secara rinci melalui konferensi pers di kantor KPK.

Dari pantauan Wideazone.com di lapangan, kantor Bupati Muaraenim di gedung Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) telah dilokalisir garis segel penyidik KPK.

‘Semua pihak diharapkan diharapkan dapat menjauhi zona KPK-Lines tersebut. Jangan sampai progres penyidikan KPK jadi terganggu,” katanya. (tim)

Berita Terkait

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!
HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal
Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga
Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!
Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok
Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal

Senin, 2 November 2026 - 12:30 WIB

Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!

Berita Terbaru