Motor “Lewat”, Dua Pencuri Nyaris Tewas Digebuki Massa

- Jurnalis

Kamis, 19 Desember 2019 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berniat membegal motor, dua remaja harus mempertaruhkan keselamatan mereka. Akibatnya, sebelum memperoleh hasil, kedua remaja babak belur dihajar massa

Berniat membegal motor, dua remaja harus mempertaruhkan keselamatan mereka. Akibatnya, sebelum memperoleh hasil, kedua remaja babak belur dihajar massa

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Berniat membegal motor, dua remaja harus mempertaruhkan keselamatan mereka. Akibatnya, sebelum memperoleh hasil, kedua remaja babak belur dihajar massa.

Akibat pukulan warga, keduanya terjajar di tanah dalam keadaan semaput. Apabila tak dihentikan oleh seorang warga, kedua remaja itu bisa tewas.

“Mereka itu hendak mencuri motor. Awalnya, warga mulai curiga melihat sikap mereka yang mengundang kecurigaan,” ujar Mamad (32), saksi yang melihat kejadian ke pada Wideazone.com, Kamis (19).

Tragedi pemukulan terhadap dua pencuri motor itu terjadi sekitar pikul 11 WIB, di depan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 46 Palembang.

Baca Juga:  Gelombang Kritik Fasilitas Miliaran Wakil Pimpinan DPRD Sumsel, Pengamat: Tunduk Batal--Mundur hingga Belenggu Politik Anggaran

“Saat itu suasana masyarakat di sana dalam keadaan biasa-biasa saja. Namun saat itu terdengar jeritan seseorang yang minta tolong,” urai Mamad.

Medengar itu, katanya, warga setempat mulai memburu ke arah suara. Tatkala dilihat, ternyata remaja tersebut sedang berusaha membegal motor korbannya. “Sementara korban dalam keadaan terluka akibat tikaman dua pencuri,” katanya.

Warga naik pitam melihat kenyataan itu. Tanpa pikir panjang, kedua pencuri itu diserang warga dengan pukulan dan gebukan kayu.

Akibat dikeroyok massa, dua pencuri itu terjajar ke tanah. Keadaan tubuh mereka bersimbah darah. Keduanya dalam kondisi kritis dan tak sadarkan diri.

Baca Juga:  IdulFitri 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026

“Untuk menjaga agar sosok keduanya yang berada dalam keadaan kritis tidak diamuk massa lagi, kami telah memberitahukan pihak kepolisian,” katanya.

Dari seseorang yang mengetahui identitas keduanya, mereka itu diduga warga yang berdomisili di Mariana, Plaju. “Setelah terjajar ke tanah, pukulan bertubi-tubi warga yang geram melihat sikapnya harus dihentikan. Jika tidak dua pencuri itu bisa tewas,” kata Mamad. (anto narasoma)

 

Berita Terkait

KAMPB Sumsel Desak Wali Kota Palembang Evaluasi dan Copot Kadisdik
Dugaan Penyimpangan Dana Yayasan Tahfidz Nurul Quran Dilaporkan ke Kejaksaan
Sengketa Lahan Sungai Gerong Memanas! Pemkab Banyuasin Siapkan Gugatan Perdata
Petani di Banyuasin Nyaris Dibunuh Brutal, Kepala Dibacok hingga Dihantam Linggis
Sisa Enam Dapur SPPG di Ogan Ilir Belum Kantongi SLHS: Satu “Takut” Beroperasi
Warga UKB Pergoki Sejumlah Oknum Pelajar SMAN 3 Ogan Ilir Isap Rokok hingga Sabu
Warga Karya Baru Tagih Janji PUPR Palembang “Oktober Berlalu November Tiba”
Proyek IPAL Palembang Rugikan Investor Rp7 Miliar, 5 Bulan Lapor Polisi Progres Mandek

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:36 WIB

KAMPB Sumsel Desak Wali Kota Palembang Evaluasi dan Copot Kadisdik

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:09 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Yayasan Tahfidz Nurul Quran Dilaporkan ke Kejaksaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:44 WIB

Sengketa Lahan Sungai Gerong Memanas! Pemkab Banyuasin Siapkan Gugatan Perdata

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:08 WIB

Petani di Banyuasin Nyaris Dibunuh Brutal, Kepala Dibacok hingga Dihantam Linggis

Sabtu, 8 November 2025 - 09:39 WIB

Sisa Enam Dapur SPPG di Ogan Ilir Belum Kantongi SLHS: Satu “Takut” Beroperasi

Berita Terbaru