PENYEBAB gejala terinfeksi COVID-19 di antaranya sesak nafas karena kekurangan oksigen akibat insfeksi di paru yang berlebihan.
dr Prasenohadi PhD SpP (K), Pangajar FKUI dan dokter di RSUP Persahabatan Jakarta memberikan tips yang bisa dilakukan masyarakat saat terjadinya sesak nafas. “Pasien atau keluarga mempunyai alat pulse oxymetry untuk mengukur saturasi oksigen, apabila saturasi tersebut kurang dari 50 persen, maka segera beri oksigen,” ungkapnya dalam kanal youtube Kementerian Kesehatan RI.
Dikatakan dr Prasenohadi, Cobalah tidur tengkurap. Lakukan selama 30 menit hingga 1 jam secara berulang ulang, tujuannya agar distribusi oksigen di dalam paru paru paru merata. “Jika Jika tidak sanggup tidur tengkurap, lakukan tidur miring ke kanan dan ke kiri, ini juga sebagai salah satu untuk memperbaiki okksiogenasi di dalam paru,” jelasnya.
Posisi duduk, ujarnya dengan disangga bantal. Kalau usaha tersebut tidak berhasil maka harus membeli atau megupayakan oksigen. “Upaya terakhir harus dirujuk ke Rumah Sakit untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.
Ia pun mengatakan semoga masyarakat dapat lebih tenang dalam menghadapi sesak nafas saat terinfeksi COVID-19.
Editor Abror Vandozer





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
