Tips Atasi Gejala Sesak Nafas saat Terinsfeksi COVID-19

- Jurnalis

Minggu, 8 Agustus 2021 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

https://www.youtube.com/watch?v=MTndfG9R3F4&list=PLF7VqZzmdYB5K3TcdAHHKSTodnZ3YkmvY&index=3

https://www.youtube.com/watch?v=MTndfG9R3F4&list=PLF7VqZzmdYB5K3TcdAHHKSTodnZ3YkmvY&index=3

PENYEBAB gejala terinfeksi COVID-19 di antaranya sesak nafas karena kekurangan oksigen akibat insfeksi di paru yang berlebihan.

dr Prasenohadi PhD SpP (K), Pangajar FKUI dan dokter di RSUP Persahabatan Jakarta memberikan tips yang bisa dilakukan masyarakat saat terjadinya sesak nafas. “Pasien atau keluarga mempunyai alat pulse oxymetry untuk mengukur saturasi oksigen, apabila saturasi tersebut kurang dari 50 persen, maka segera beri oksigen,” ungkapnya dalam kanal youtube Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga:  ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Dikatakan dr Prasenohadi, Cobalah tidur tengkurap. Lakukan selama 30 menit hingga 1 jam secara berulang ulang, tujuannya agar distribusi oksigen di dalam paru paru paru merata. “Jika Jika tidak sanggup tidur tengkurap, lakukan tidur miring ke kanan dan ke kiri, ini juga sebagai salah satu untuk memperbaiki okksiogenasi di dalam paru,” jelasnya.

Baca Juga:  Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Posisi duduk, ujarnya dengan disangga bantal. Kalau usaha tersebut tidak berhasil maka harus membeli atau megupayakan oksigen. “Upaya terakhir harus dirujuk ke Rumah Sakit untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.

Ia pun mengatakan semoga masyarakat dapat lebih tenang dalam menghadapi sesak nafas saat terinfeksi COVID-19.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terbaru