Miris!! 8 Bulan Perkara Korban Rudapaksa Tak Kunjung Ditindaklanjuti, RD Datangi PWI Sumsel

- Jurnalis

Senin, 20 Mei 2024 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban rudapaksa RD mendatangi Sekrerariat PWI Sumsel. Gambar Kedua LP Korban RD.

Korban rudapaksa RD mendatangi Sekrerariat PWI Sumsel. Gambar Kedua LP Korban RD.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Miris, RD korban rudapaksa oknum Kepala Desa [Kades] Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan [OKI-Sumsel] ‘MS’ selama 8 bulan perkaranya tak kunjung ditindaklanjuti. Akhirnya korban mendatangi PWI Sumsel melaporkan peristiwa yang melandanya.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut melanda RD di Hotel Jalan Jenderal Basuki Rahmat pada Kamis 20 Juli 2023 lalu berdasarkan keterangan korban tertuang dalam LP/B/1631/VII/2023/SPKT/POLRESTABES PALEMBANG/POLDA SUMATERA SELATAN tanggal 07 Agustus 2023 pukul 12.54 WIB.

Menurut keterangan korban, bahwa dirinya tengah berada di Hotel Palembang dalam acara pembukaan Proyek Lahan Gambut dan menjadi peserta hingga mendapatkan kamar.

Saat istirahat di dalam kamar, jelas RD, tiba-tiba datang oknum Kades MS mengetuk pintu, pun terbangun lalu membuka pintu. “Lalu oknum Kades MS langsung masuk, mengunci kamar hotel dan mengambil kunci kamar [card lock] yang terpasang, hingga semua lampu mati,” sebut RD dalam laporan polisi dikutip WiDEAZONE.com pada Senin 20 Mei 2024.

Baca Juga:  Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

“Setelah itu pelaku [MS] mengangkat ke tempat tidur, memaksa untuk melakukan hubungan suami istri,” ujarnya dalam keterangan.

Tak terima ulah oknum Kades, RD pun melaporkannya ke Polresrabes Palembang pada Senin 7 Agustus 2023 sekira pukul 12.54 WIB dan LP korban diterima langsung Petugas SPKT.

Belum adanya tindak lanjut perkara tersebut, RD mendatangi Kantor Sekretariat PWI Sumsel di Jalan Supeno Palembang Provinsi Sumatera Selatan pada Rabu 15 Mei 2024 untuk mendapatkan keadilan.

Ia pun menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya itu kepada Ketua PWI Sumsel Kurnaidi ST mengenai lambannya penanganan perkara yang telah memasuki atau berjalan 9 bulan, saat ini.

Menanggapi persoalan yang mendera korban RD, Ketua PWI Kurnaidi langsung menginstruksikan LBH PWI Sumsel untuk menindaklanjuti.

Baca Juga:  "Enjoy" Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

“Alangkah memalukan seorang pejabat desa di OKI berlaku tidak senonoh terhadap pegawainya. Bagaimana akan menjadi contoh bagi para generasi yang akan datang? Bila memberikan cerminan perilaku yang tidak patut,” ungkap Kurnaidi

Sementara, LBH PWI Sumsel Dicky Irawan SH MH mengatakan tindak pidana dugaan Perkosaan termaktub dalam UU 1/1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285 KUHP.

Kami, jslas Dicky, telah mendatangi Polrestabes Palembang dan diterima Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah. “Menurut Kasat Reskrim menunggu rekomendasi dari Wasidik Polda Sumsel terkait kasus tersebut,” ucapnya.

Bagi seorang perempuan yang harkat martabatnya direndahkan oleh oknum Kepala Desa sepertinya tumpul ke atas tajam ke bawah. “Di sinilah kita sama-sama untuk melihat bagaimana proses kasus RD ini berjalan dari sekian bulan belum ada proses yang maksimal,” tukasnya. [AbV]

Berita Terkait

Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot
Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar
Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas
BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM
Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:11 WIB

BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Berita Terbaru