Menko Marves Sebut Vaksinasi Anak Capai 36 Persen

- Jurnalis

Selasa, 11 Januari 2022 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Ivestasi [Menko Marves] Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan dosis pertama untuk anak anak di Jawa-Bali sudah mencapai 36 persen.

“Dari pencapaian tersebut pemerintah masih belum puas dan kita ingin mendorong lagi agar jumlah vaksinasi anak-anak terus meningkat,” ungkap Luhut usai mengikuti rapat terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo [Jokowi], Senin [10/01/2022], di Kantor Presiden, Jakarta.

Pemerintah terus meningkatkan cakupan vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6-11 tahun di seluruh tanah air sebagai support dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar [KBM] tatap muka.

Luhut mengungkapkan, cakupan vaksinasi di wilayah Jawa-Bali terus meningkatkan. Ini tidak terlepas dari kerja keras jajaran pemerintah yang didukung oleh TNI dan Polri.

“Capaian dosis 1-2 vaksinasi di wilayah Jawa-Bali terus meningkat. Ini kerja keras Menteri Kesehatan dengan TNI-Polri,” jelasnya seperti dikutip dari keterangan persnya, Selasa [11/1/2022].

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Pemerintah, sambung Menko Marves, terus mendorong percepatan vaksinasi, terutama di kabupaten/kota dengan capaian vaksinasi dosis pertama yang masih di bawah 50 persen, saat ini terdapat dua kabupaten/kota di wilayah Jawa-Bali dengan capaian dosis pertama masih di bawah 50 persen.

“Kabupaten/kota dengan vaksinasi dosis pertama, umum dan lansia, yang berada masih di bawah 50 persen menjadi prioritas dan pengawasan percepatan vaksinasi, seperti wilayah Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, dan lain-lain,” ujarnya.

Dalam keterangan persnya, Menko Marves juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan mitigasi menghadapi potensi lonjakan kasus Omicron.

“Pemerintah juga terus melakukan langkah-langkah persiapan dengan meminta kepada seluruh daerah agar sedini mungkin mempersiapkan fasilitas rumah sakit dan isolasi terpusat untuk memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, peningkatan testing-tracing juga harus menjadi program prioritas pemerintah untuk mencegah kasus meledak kembali,” ujarnya.

Baca Juga:  Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas

Meskipun demikian, Luhut menegaskan bahwa upaya pencegahan harus tetap dikedepankan. Upaya ini tidak dapat hanya dilakukan oleh pemerintah saja melainkan harus melibatkan peran serta masyarakat, terutama dalam penerapan protokol kesehatan yang didukung oleh implementasi PeduliLindungi.

“Sistem kesehatan kita hari ini cukup siap menghadapi adanya varian baru yang kembali mengancam kehidupan kita. Namun, langkah preventif merupakan kunci utama agar kita bisa terhindar dari ancaman ini, dan kita harus kompak,” ujarnya.

Kerja sama dan kerja keras semua pihak, tutur Luhut, sangat berperan dalam keberhasilan pengendalian pandemi di Indonesia. Selama 178 hari dari puncak kasus COVID-19 kasus COVID-19 di Indonesia terus berada pada titik yang rendah.

“Patuhilah protokol kesehatan dan kita semua bekerja keras mematuhi apa yang sudah disiapkan oleh pemerintah. Pemerintah memberikan yang terbaik untuk rakyatnya dan Presiden menekankan ini kepada kami tadi semua,” tandasnya. [JN]

Berita Terkait

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
Asap Ancam Warga, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis hingga Sebar 40 Ribu Masker Plus Air Mineral‎
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 8 September 2026 - 12:32 WIB

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.

Headlines

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:31 WIB

Dishub Palembang menerbitkan sebanyak delapan sepeda motor, terjaring dalam penertiban parkir liar di Kawasan Tertib Lalu Lintas [KTL] di Kota Palembang.

Headlines

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:32 WIB