Kampung Bena Inire
Desa wisata tertinggi di Indonesia berikutnya berada di Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya di Desa Tiwu Riwu, Jerebu’u, Ngada: Kampung Bena Inire. Desa wisata ini berada di kaki Gunung Inerie, dengan ketinggian mencapai 2.245 mdpl. Kampung Bena Inire memiliki udara dan hawa sejuk, lengkap dengan rumah-rumah adat yang sudah ada sejak zaman Megalitikum.
Berbeda dengan bangunan rumah pada umumnya, rumah adat di Kampung Bena Inire masih sangat tradisional. Bahkan atap rumah pun terbuat dari alang-alang, dan lantai rumahnya terbuat dari bebatuan gunung. Menariknya, ada kearifan lokal yang terus dijaga hingga saat ini, yakni menenun. Anda pun bisa mencoba pengalam menenun di desa wisata tertinggi satu ini.
Desa Argosari
Berada di ketinggian 2.000 mdpl, Desa Argosari termasuk dalam desa tertinggi di Indonesia. Sobat Parekraf bisa menemukan desa ini di kaki Gunung Bromo. Tepatnya ada di Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Desa Argosari terkenal dengan pemandangan “Negeri di Atas Awan” yang mampu memukau siapa saja yang berkunjung.
Menjadi salah satu tempat tinggal Suku Tengger, warga Desa Argosari juga masih sangat kental dengan adat istiadat. Salah satunya adalah Upacara Karo yang diadakan pada bulan ke-2 Tahun Saka Hindu Tengger. Upacara Karo bertujuan untuk mengembalikan kesucian dan penghapusan dosa warga Suku Tengger. Tentunya kearifan lokal satu ini menjadi daya tarik wisata bagi Desa Wisata Argosari.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
