Hal itu disampaikan Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Kabid Didik SMA Sumsel) saat dijumpai Wideazone.com dan Zoom Post di ruang kerjanya, Senin (1/3/2021).
“Kita ketahui memang sekarang dalam kondisi pandemi, artinya pembelajaran tatap muka awalnya memang ada surat kesepakatan 4 Menteri, kita berencana dalam 2021 ini kegiatan belajar mengajar (KBM) akan dilakukan tapi dalam perkembangannya wilayah kota Palembang masih tinggi angka penularan COVID nya,” ungkapnya.
Dikatakan Masherdata, untuk mengantisipasi itu semua, kita melakukan rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan termasuk rekomendasi tim ahli Gugus Tugas dengan hasil rapat muncullah rekomendasi bahwa khusus wilayah Sumsel KBM tatap muka ditunda. “Sehingga keluarlah surat edaran gubernur Sumsel yang menyatakan untuk sementara ini menunggu proses vaksinasi selesai dilaksanakan,” ujarnya.
Karena terjadinya peningkatan COVID, tuturnya, dari kesimpulan tim gugus tugas masalah kesehatan adalah harus menjadi prioritas kesehatan bagi peserta didik.
Pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan, di satu sisi secara virtual yang kita lakukan tatap muka secara langsung, hal ini tidak ketahui apakah peserta didik di rumah, tapi memang hal ini sangat tidak efektif. “Kita sadar hal ini tidak efektif tapi apa boleh buat dengan kondisi yang kita hadapi sekarang ini. Kita berupaya dan meminta terhadap tenaga pendidik melalui guru guru MKKS selalu berikan sosialisasi untuk membuat inovasi dan terobosan sehingga anak anak yang melakukan belajar daring benar benar menangkap serta menerima ilmu pengetahuan, jangan sampai pembelajaran ini tidak memberikan hal positif bagi peserta didik,” kata Kabid SMA ini.
Memang di satu sisi kita berharap seperti itu namun di sisi lain kita harap maklum dengan kondisi Sumsel saat ini. Tidak semua kabupaten kota itu yang seluruh wilayahnya terjangkau dengan saluran komunikasi. Tidak semua masyarakat di Sumsel ini memang berkemampuan tingkat menengah ke atas, ada yang dalam satu keluarga hanya miliki satu unit HP. “Kan ini pembelajaran jarak jauh. Kalo kita paksakan dengan pembelajaran daring ini membebani peserta didik ini. Takutnya anak didik ini tidak mengerjakan soal soal yang diberikan guru tapi orang tua mereka yang mengerjakan,” tuturnya.
Terkait edaran yang ditandatangani Kadisdik Sumsel bahwa intinya, bahwa buatlah pembelajaran jarak jauh itu nyaman, kemudian kedua anak anak didik jangan dibebani dengan tugas tugas yang memberatkan. “Maksudnya jangan sampai setiap guru memberikan banyak tugas dan pada akhirnya nanti terbebani serta psikologi anak didik terganggu. Surat edaran dibuat biar menjadi pedoman bagi rekan rekan guru,” imbuhnya.
Terkait dengan vaksinasi, itu kan program pemerintah pusat, saat ini masih dilakukan pendataan terhadap tenaga pendidik, guru guru yang akan melakukan kontak langsung terhadap kegiatan belajar.
“Menurut informasi yang kita dapat bahwa tenaga medis dan tenaga pendidik yang diprioritaskan,” terangnya.
Dalam penyusunan kurikulum kita mempunyai visi dan program, bahwa nanti di setiap sekolah akan ada muatan lokal yang akan kita berikan. “Seperti narkoba nanti dari awal diberikan pembelajaran di sekolah, bahkan nantinya akan ada pembelajaran tindak pidana korupsi serta tahun ini juga akan ada pembelajaran tentang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),” paparnya.
Kita juga akan memberikan pembelajaran ekstra kulikuler yang bermanfaat bagi mereka. “Misalkan yang berhubungan dengan olahraga raga, kita juga menjalin dengan perbakin, pacuan kuda yang nantinya akan diberikan kepada peserta didik,” jelasnya.
Ia pun mengimbau banyak faktor yang mempengaruhi proses dunia pendidikan namun kesemuanya itu berangkat dari kualitas, kemampuan, kompetensi guru guru. “Dari sekarang kita harus meningkatkan hal tersebut. Jika guru sudah memliki kompetensi yang mumpuni maka akan memberikan dampak bagi peserta didiknya,” imbaunya.
Nanti juga akan ada program di antaranya program baru, dan dinamakan program sekolah penggerak. “Artinya program tersebut untuk mendongkrak kualitas guru guru kita dan mutu pendidikan,” tukasnya.
Laporan Abror Vandozer





![Komandan Satgas [Dansatgas] TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto SSos](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0025-225x129.jpg)

![Program TNI Manunggal Membangun Desa [TMMD] ke-129 Kodim 048/18 Palembang resmi ditutup melalui upacara penutupan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Kamis 13 Agustus 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0019-225x129.jpg)



![Komandan Satgas [Dansatgas] TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto SSos](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0025-129x85.jpg)

![Program TNI Manunggal Membangun Desa [TMMD] ke-129 Kodim 048/18 Palembang resmi ditutup melalui upacara penutupan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Kamis 13 Agustus 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0019-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
