banner 2560x598

banner 2560x598

Krisis!! Inggris Diterpa Lonjakan Harga Energi Global

  • Bagikan
Ilustrasi Energi-WI
Ilustrasi Energi-WI
banner 468x60

MENTERI Bisnis, Energi dan Strategi Industri, Kwasi Kwarteng menyebut pemerintah dan kalangan industri masih berupaya untuk menyelesaikan krisis energi yang tengah menerpa.

“Kalau sejauh ini tidak ada rencana untuk industri berat. Padahal, pelaku usaha industri itu menyebut krisis energi dapat mengakibatkan kegiatan produksi berhenti dalam hitungan hari,” ungkap Kwarteng, Minggu [10/10/2021].

Dihadapkan, kata Kwarteng pada lonjakan harga energi global yang didorong kekhawatiran seiring musim dingin. 

“Saya belum bisa menjanjikan apa-apa. Saya tidak bisa datang ke program Anda dan mengatakan kalau kami akan memiliki batasan harga karena kami mencoba mencari tahu apa bentuk dukungan itu,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Sky News, dikutip CNBC Indonesia.

Dikatakan Kwarteng, kalau pejabat terus menerus berdialog dengan industri berat dan benar-benar fokus pada pemecahan masalah ini. Namun, dia menolak penerapan batasan harga.

“Pemerintah akan terus melindungi konsumen dan menerapkan pembatasan harga pada tagihan energi tidak akan dihapus selama enam bulan,” jelasnya.

Kwarteng pun menolak seruan perusahaan energi untuk mengangkat batas tagihan konsumen.

Sementara, Pimpinan industri berat di sektor keramik, kertas, dan baja, telah menyerukan pembatasan harga. Akan tetapi, pembicaraan dengan pemerintah pada Jumat (8/10/2021) gagal mencapai kata sepakat.

Pada hari yang sama, kepala perwakilan industri Baja Inggris Gareth Stace meminta pemerintah untuk turun tangan demi mengurangi tekanan pada harga grosir. Ia menyebut tindakan dalam hitungan minggu akan terlambat.

Sumber CNBC Indonesia

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *