PIKO merupakan hasil produk kopi yang berkualitas. Sebab kopi bubuk ini diproduksi sesuai dengan selera konsumennya.
Saat Wideazone.com dan ZoomPost berkunjung ke pusat penjualan kopi Piko, aroma kopi yang semerbak membangkitkan selera.
Bubuk halus kopi Piko memang diproduksi secara tradisional meski bernuasa kekinian. “Memang. Kita sengaja mengemas kopi ini sesuai dengan selera konsumen pasar,” ujar Johanes, pemilik Kopi Piko yang berdomisili Jalan Palembang-Inderalaya, Sabtu (25/1/2020).
Namun Johanes mengatakan, para pembeli tak perlu capek-capek datang ke Istana Kopi Piko. “Kita sudah membuka penjualan Kopi Piko melalui online. Buka saja www.kopikhaspalembang.com, berapa pun banyaknya konsumen memesan, kita akan layani sebaik-baiknya,” ujar Johanes.
Menurut dia, Kopi Piko tak perlu dibicarakan terlalu muluk-muluk. Sebab dari cita rasa yang sesuai aroma kopinya, kata Johanes, tersimpan unsur rasa yang membuat orang ketagihan.
Bagaimana bisa memproduksi kopi yang disesuaikan selera konsumen pasar?
Johanes mengatakan, bahan Kopi Piko dihasilkan dari bibit kopi Pagaralam, Lahat dan Semendo.
“Kita memamg langsung memesan biji kopi berkualitas dari sana. Kita hanya menggunakan bibit yang baik. Dengan demikian cita rasa yang dihasilkan juga baik,” katanya.
Menurut Johanes, kopi yang diproses dengan baik dapat menjadi kopi yang nikmat. Sebab sebagai warisan nusantara yang hingga masih terus dikembangkan, Kopi Piko memiliki karakter kopi bubuk yang bercitarasa sesungguhnya.
Semakin dikulik, maka kian menyenangkan dan serasa menemukan banyak hal baru yang dirasakan penikmat. Maka itu jika diolah dari proses kopi yang bervarietas tinggi maka bisa memperoleh rasa yang baik.
“Saya tidak pandai berbicara yang muluk-muluk. Rasakan saja Kopi Piko ini,” ujar Johanes, tersenyum. (anto narasoma)



![Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika [Kominfo] Kota Palembang, Kemas Haikal saat mendampingi Wali Kota Ratu Dewa.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261024-WA0003-225x129.jpg)

![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-225x129.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-225x129.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-225x129.jpg)

![Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika [Kominfo] Kota Palembang, Kemas Haikal saat mendampingi Wali Kota Ratu Dewa.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261024-WA0003-129x85.jpg)

![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-129x85.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-129x85.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

