Kontroversi Pembangunan Patung Bung Karno

- Jurnalis

Senin, 25 September 2023 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Patung Bung Karno di Kabupaten Banyuasin Tuai Kontroversi | Foto: WIDEAZONE.com - Nefriyu

Pembangunan Patung Bung Karno di Kabupaten Banyuasin Tuai Kontroversi | Foto: WIDEAZONE.com - Nefriyu

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Pembangunan patung Bung Karno di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan [Sumsel] menuai kontroversi.

Pasalnya, wajah Bung Karno terlihat lebih tembem dan bentuk tubuhnya yang lebih gemuk, berbeda jauh dari sosok Bung Karno.

Hal tersebut menarik perhatian Perupa dan Seniman asal Sumsel Marta Astra Winata (54), yang sudah melihat bentuk patung Bung Karno di media sosial.

Dia berujar, pembangunan patung dengan tahapan 40 persen seharusnya sudah terlihat jelas bentuk wajah Bung Karno. Apalagi sudah terpasang di badan patungnya.

Baca Juga:  Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Namun jika dilihat dari videonya patung Bung Karno di Banyuasin Sumsel seperti flat saja, tidak ada komposisi dan lekuk wajahnya.

“Kalau memang benar pekerjanya adalah seniman patung, harusnya sudah mulai terbentuk. Apalagi pengerjaannya biasanya dibuat terpisah, ketika sudah terbentuk baru dipasang ke atas patung,” ungkapnya, Minggu 24 September 2023.

Pelukis yang mempunyai galeri seni di kawasan Kilometer 5 Palembang ini mengkritik Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Banyuasin Sumsel.

Sebelum menggandeng pemenang tender pembangunan patung Bung Karno, pemerintah harus melihat dulu portofolio perupa yang akan menggarap pembuatan patung tersebut.

Baca Juga:  Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Dia juga menyayangkan pemerintah daerah tidak berdiskusi dulu dengan para seniman di Sumsel, sehingga tidak terjadi viralnya patung Bung Karno yang tidak mirip itu.

“Sebenarnya masih bisa diukir kalau dia seniman patung. Tapi kalau dia pekerja, sistemnya tidak begitu. Tidak berpanas ria dan berjemur di terik matahari. Kalau mereka seniman, tidak akan sembarangan membuatnya, karena akan dicap buruk,” ujarnya. [Nefriyu]

Berita Terkait

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol
Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik
Kedekatan Wagub Cik Ujang dengan Warga Banyuasin Terjalin Hangat dalam Silaturahmi Sumber Marga Telang
Gubernur Herman Deru Tegaskan Pentingnya Prosedur dan Kolaborasi dalam Pembangunan 18 Ruas Jalan Banyuasin
Krisis Air Bersih 14 Tahun, Warga Kenten Raya Gugat PDAM Betuah ke PN Palembang
Lapas Banyuasin Gelar Tes Urine Serentak: Semua Dinyatakan Negatif

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:15 WIB

Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:03 WIB

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Senin, 20 April 2026 - 21:44 WIB

Kedekatan Wagub Cik Ujang dengan Warga Banyuasin Terjalin Hangat dalam Silaturahmi Sumber Marga Telang

Berita Terbaru