Disebutkan babelpos.id pada Kamis [9/3/2023], di dalam keputusan gubernur, diminta para ASN/PPPK/anggota DPRD serta tenaga honorer di lingkungan Pemprov Babel dapat membuka rekening di BRI sebagai persiapan administrasi, hal ini berkaitan sebagai tertib administrasi pengelolaan keuangan daerah pada perangkat daerah khususnya untuk uang persediaan [UP] dan pembayaran gaji.
Kepala Bakuda Babel M Haris hingga saat ini belum bersedia memberikan keterangan. Kendati dulu pernah dikatakan Haris bahwa pemindahan Rekening Kas Umum Daerah [RKUD] bertujuan mendapatkan selisih bunga sebagai penambah Pendapatan Asli Daerah [PAD]. “Dalam aturan terkait pengelolaan keuangan daerah, Pemprov dapat menempatkan investasi dana ke bank pemerintah sebagai upaya menambah PAD,” ungkapnya.
Keseriusan Pemprov Babel untuk hengkang dari Bank SumselBabel terlihat ketika Badan Keuangan Daerah [Bakuda] mulai melakukan seleksi terhadap bank yang menjadi calon untuk menampung Rekening Kas Umum Daerah [RKUD].
Dua bank BUMN sudah mempresentasikan, yakni BRI dan Bank Mandiri selama dua hari ini.
Sebelumnya, beredar kabar keretakan hubungan Pemprov Babel dengan Bank SumselBabel. Diduga hal ini dikarenakan bergaining Pemprov Babel sebagai pemegang saham untuk menempatkan pejabatnya di jajaran komisaris Bank SumselBabel tak diindahkan.
Sesuai surat pengajuan usulan komisaris, Pemprov menyodorkan nama Naziarto selaku Sekretaris Daerah [Sekda] Babel aktif. [Abror Vandozer]



















