WIDEAZONE.COM-PALEMBANG, Sungai Musi adalah obyek wisata alam karena memiliki keindahan alam dan menjadi salah satu pusat aktifitas dagang bagi sebagian warga. Sungai Musi merupakan icon wisata andalan yang terletak di Pusat Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Sungai Musi sudah dikenal sejak jaman kerajaan maritim Sriwijaya dan kerajaan Majapahit. Ketika waktu itu sungai menjadi pintu gerbang bagi para pedagang untuk masuk ke wilayah Sumatera.
Menuju ke sungai ini, kita membutuhkan waktu sekitar 45 menit dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin. Menurut data, sungai ini memiliki panjang sekitar 750 Kilometer dan menyandang predikat sebagai sungai terpanjang di indonesia.
Bila ingin pergi ke obyek wisata ini anda bisa menggunakan angkutan kota dari Terminal Sako Kenten – Palembang, jurusan menuju Ampera. Biasanya tariff yang dikenakan Rp 5000 hingga Rp 10.000 per orang.
Tempat wisata satu ini tidak memerlukan tiket masuk dikarenakan kondisi lingkungannya berada di tempat terbuka. Sungai Musi berada di antara dua wilayah bagian Kota Palembang.
Pada bagian hulu di wilayah bagian Palembang Utara sedangkan pada bagian Ilir berada di wilayah bagian Palembang Selatan. Sungai ini dilintasi oleh Jembatan Ampera yang juga merupakan maskot Kota Palembang.
Melihat kondisi alam, Sungai Musi memiliki suasana pedesaan cukup nyaman dengan riak air yang tenang. Mata air sungai ini berasal dari daerah Kepahiang – Bengkulu, sungai ini juga merupakan sebuah muara berasal dari Sembilan sungai antara lain Sungai Komering, Rawas, Batanghari, Leko, Lakitan, Kelingi, Lematang, Semangus, dan Ogan.
Sungai Musi sangat cocok untuk dijadikan sebagai salah satu tempat wisata untuk kunjungi, dari sini kita dapat melihat rumah rakit, rumah tradisional khas Palembang, dan juga terdapat restoran terapung dimana kita dapat mencicipi makanan khas Kota Palembang. Bagi pecinta wisata Sungai, jika anda ingin menikmati suasana sungai musi secara langsung, anda bisa berkeliling diatas sungai ini hanya dengan menggunakan perahu motor yang disewakan di bawah Jembatan Ampera tidak jauh dari Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, di depan Benteng Kuto Besak (BKB).






![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)

![Medco E&P Grissik Ltd [Medco E&P] terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui pengembangan budidaya ikan lele di Desa Suka Maju, Kabupaten Musi Banyuasin, sebagai bagian dari Program Local Business Development [LBD] dalam Program Pengembangan Masyarakat [PPM] Pilar Ekonomi.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0020-225x129.jpg)



![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

