Kebijakan Porprov 2023 di Lahat Diduga Penuh Intrik

- Jurnalis

Senin, 18 September 2023 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Umum KONI Kota Palembang Rubi Indiarta

Sekretaris Umum KONI Kota Palembang Rubi Indiarta

WIDEAZONE.com, LAHAT | Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XIV Lahat dinilai kontingen peserta dipenuhi intrik dan strategi untuk mengatur perolehan medali.

Sekretaris Umum KONI Kota Palembang Rubi Indiarta, mengatakan bahwa dirinya tidak percaya sedikit pun dengan tim keabsahan KONI Sumatera Selatan.

“Bayangkan, dari sisi keabsahan sejumlah atlet cabang olahraga yang ditetapkan telah terrjadi kongkalikong, sehingga telah diatur bagi atlet daerah yang pindah ke daerah lain untuk merebut medali,” jelas Rubi yang juga koordinator kontingen Kota Palembang, Senin 18 September 2023.

Mekanisme perpindahan atlet, kata Rubi, harus disepakati melalui persetujuan dari cabang olahraga dan KONI kabupaten kota lainnya.

Dari penyusunan arlet, banyak yang dicomot tanpa melalui prosedur legal. “Sikap tak terpuji seperti ini terjadi karena tidak kebijakan yang tegas dari KONI Provinsi,” jelasnya.

Baca Juga:  Palembang Cetak Sejarah, 420 Atlet Ramaikan PBPI Palembang Series II Kapolda Sumsel Cup 2026

Sebagai kontingen yang mengantarkan sejumlah atletnya dari berbagai cabang olahraga ke Porporv ke-XIV Lahat, Rubi sangat menyesalkan atas tindakan itu. “Kepingin menang tapi malas membina atlet,” tegasnya.

Seperti beberapa contoh, misalnya, atlet cabor sepatu roda dan panjat tebing. Atlet sepatu roda M Reyhan langsung didiskualifikasi karena dia terdaftar di daerah lain. Keadaan ini, tambah Rubi, sangat naif, apalagi dia sangat potensial untuk meraih prestasi bagi Kota Palembang. “Atlet Reyhan merupakan atlet yang pernah berjibaku di ajang nasional,” jelasnya.

Menurut Rubi, jika KONI Palembang mendaftarkan atlet dan diklaim lain, atlet itu langsung dicoret. “Andaikan kita protes, tidak didengarkan. Bahkan justru diturunkan atlet dari daerah lain,” ujarnya.

Baca Juga:  Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Sementara itu, ketika protes keras tim Kota Palembang ditanyakan langsung ke Ketua Tim Keabsahan KONI Sumsel Misnan Hartono, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi atlet

“Atlet tidak boleh main lebih dari cabor. Begitu juga dengan KONI. Kalau ada temuan yang mencurigakan, yah kita diskualifikasi,” ujar Misnan melalui sambungan seluler.

Salain itu, tambahnya, pihaknya telah melakukam verifikasi faktual, dengan mempertahankan kartu identitas.

“Misalnya, bila atlet tersebut memiliki KTP Palembang, harus dilengkapi dengan surat keterangan domisili,” jelas Misnan menutup perbincangan. (*)

Laporan Anto Narasoma

Berita Terkait

Palembang Cetak Sejarah, 420 Atlet Ramaikan PBPI Palembang Series II Kapolda Sumsel Cup 2026
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak
Ketua DPRD Hadiri Pembukaan Kapolres Prabumulih Cup 2026
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Wagub Cik Ujang Dorong INKINDO Sumsel Inovatif dan Adaptif Hadapi Perubahan Zaman
Warga hingga Wisatawan Antusias CFD, Jadi Agenda Mingguan
Senam Kriya Sumsel 2026 Cetak Rekor MURI Jadi Identitas Budaya dan Gaya Hidup Sehat
Empat Atlet Disabilitas Palembang Dapat SIM D Gratis, Bukti Layanan Inklusif Polri

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Palembang Cetak Sejarah, 420 Atlet Ramaikan PBPI Palembang Series II Kapolda Sumsel Cup 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:13 WIB

Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:47 WIB

Ketua DPRD Hadiri Pembukaan Kapolres Prabumulih Cup 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:35 WIB

Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Senin, 25 Mei 2026 - 22:03 WIB

Wagub Cik Ujang Dorong INKINDO Sumsel Inovatif dan Adaptif Hadapi Perubahan Zaman

Berita Terbaru