Kades Sumber Rahayu Didesak Mundur Dari Jabatannya

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2020 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Rambang Herry SPd

Camat Rambang Herry SPd

WIDEAZONE.COM, MUARA ENIM — Kepala desa (Kades) merupakan kepala pemerintahan yang memimpin penyelenggaraan rumah tangga desanya, melaksanakan pembangunan desa, melakukan pembinaan dan pemberdayaan bagi masyarakat yang dipimpinnya.

Namun hal berbeda tampak pada kepemimpinan Mat Kanta seorang kades Sumber Rahayu kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim yang memikirkan pribadinya ketimbang kepentingan masyarakat desanya.

HT (inisial), warga desa Sumber Rahayu yang juga sebagai pengurus masjid Jami Baiturrrahmah mengatakan kepada awak media, baru baru ini kami akan menyelenggarakan kegiatan keagamaan yakni menyantuni anak yatim, tapi kades tak mendukung kegiatan ini.

“Kades sempat mengancam akan membubarkan acara tersebut, hal ini membuat kami resah. Kami seluruh warga mengecam perbuatan dan tindakannya,” katanya dengan nada geram.

Senada dengan HRY selaku tokoh masyarakat desa mengungkapkan, setiap ada permasalahan dengan masyarakat, Kades selalu mengedepankan arogansinya dan memperlakukan warga secara tidak adil. “Intinya saya sebagai tokoh masyarakat dan juga warga meminta kades mundur dari jabatannya,” ungkapnya.

Kami sebagai warga masyarakat desa Sumber Rahayu, lanjut HRY, secara serentak meminta kepada seluruh pihak pihak terkait untuk mendengarkan keluhan kami dan mengatasi keinginan kami agar supaya keinginan kami sebagai warga meminta secepatnya kepala desa Sumber Rahayu mengundurkan diri. “Alasan kami sebagai warga karna tingkah laku Oknum kades Sumber rahayu meresahkan kami dan selalu mempersulit kepentingan warga setempat,” tegas tokoh masyarakat ini dengan nada kesal.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Terkait persoalan, Camat Rambang Herry SPd mengatakan, saya telah mendengar permasalahan tersebut, dari masyarakat inginnya pihak Tripika yang memfasilitasi. Kita sudah hadir dan berada di lokasi dan pada hari senin dan meminta keterangan warga.

“kita sudah menyepakati unutk memfasilitasi pada Rabu ini, namun sebelum itu saya ingin mendengar penjelasan dari Kanta (Kades Sumber Rahayu-Red), dan ternyata hingga hari ini pihak Kanta belum bisa hadir. Kalo pun warga desa ingin melanjutkan persoalan ini di tingkat kabupaten ya silakan. Saya tidak mau adanya bentrok dan gesekan di tengah-tengah warga,” ungkapnya.

Terpisah, Kades Sumber Rahayu Mat Kanta mengungkapkan, sepertinya hal ini ada unsur politik yang terselubung. Saya dan Perangkat sudah berusaha untuk mengadakan pendekatan terhadap warga agar tidak terjadi kesalahpahaman warga terhadap saya. “Adapun pernyataan warga terhadap saya ini sepertinya sudah diputar balik fakta yang sesungguhnya,” ungkapnya.

Apa yang menjadi tuduhan kepada saya, lanjut Mat Kanta, terkait masalah kegiatan untuk menyantuni anak yatim, saya hanya meminta kepada (TH) dan juga warga lainnya agar berkordinasi terlebih dahulu dengan pihak pemerintahan. “Karena mengingat di saat ini kabupaten Muara Enim berada di zona merah pademik COVID-19.

Baca Juga:  Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

“Walaupun kita akan melakukan kegiatan kegiatan yagn sifatnya Sosia, namun kita juga harus bekerja sama untuk melakukan pencegahaan, dan mengikuti aturan yang sudah diintruksikan dari pemerintah,” terangnya kepada Wideazone.com dan Zoom Post.

Apa yang dituduhkan warga bahwa saya mempersulit dan arogansi dalam menangani setiap hal apapun, itu sebenarnya bukan mempersulit apalagi dalam hal pemberkasan seperti KK, KTP, dan lainnya. “Kami tidak mempersulit, namun terkadang warga kurang lengkap syarat, dan supaya mereka tidak bolak balik dalam mengurus suatu pemberkasaan maka kami menyuruh mereka untuk melengkapi syarat syarat pemberkasan,” bebernya.

Atas kejadian ini saya sebagai kepala desa Sumber Rahayu ,meminta maaf yang sebesar besarnya, “apabila ada perbuatan khilaf serta sikap saya yang tidak berkenan di hati masyarakat dan saya sangat berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara damai dan kondusif,” tutur Mat kanta seraya berharap.

Laporan Hendra Sasmita HRP – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI
Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎
Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral
Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review
Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios
81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:22 WIB

81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…

Berita Terbaru