Jangan Khawatir, HD Upayakan Bantuan Disinfektan dan APD Tersalur dengan Baik

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2020 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H. Herman Deru

Gubernur Sumsel H. Herman Deru

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Sejumlah bantuan baik berupa cairan disinfektan maupun Alat Pelindung Diri (APD) pencegahan dan penanganan Corona Virus atau Covid-19 di Sumsel terus berdatangan.

Kali ini, Pemprov Sumsel kembali menerima bantuan sedikitnya puluhan liter biang disinfektan yang jika dicampur dengan air dapat menjadi 100 ribu liter dari Asosiasi Obat Hewan Indonesia (Asohi) Sumsel yang bekerjasama Asosiasi Masyarakat Perunggasan Sumsel dan 1700 set APD dari Paguyuban Masyarakat Anxi Sumsel, Rabu (1/4/20).

Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyebut, mengalirnya bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan dari berbagai pihak terhadap pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Sumsel.

Baca Juga:  Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

“Begitu banyak kepedulian terhadap penanganan Covid-19 di Sumsel ini dan saya sangat mengucapkan terima kasih,” kata HD saat menerima bantuan tersebut di depan Posko Penangan Covid-19.

HD menjamin, bantuan berupa cairan disinfektan tersebut dipastikan akan diberikan kepada masyarakat. Termasuk juga APD, akan diperuntukkan mulai dari tenaga medis hingga ke tenaga pemakaman.

“Karena bukan hanya tenaga medis yang butuh APD. Tenaga lain yang bersentuhan langsung dengan penderita juga memerlukannya. Termasuk petugas pemakaman. Kalau berani memakamkan penderita Covid-19 dengan alasan hati nurani, itu betul. Tapi jika tidak memakai APD itu tidak lazim,” tegasnya.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Sumsel memang membuka penerimaan bantuan baik dari semua pihak.

“Yang kita terima hanya berupa barang, bukan uang untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Bantuan itu tentu akan kita pertanggungjawabkan secara akuntabel,” tuturnya.

Tidak hanya cairan disinfektan dan APD, dia menerangkan, bantuan berupa obat-obatan dan vitamin juga dibutuhkan untuk menjaga imunitas.

“Vitamin akan kita sebar ke masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh. Kita harus sama-sama menangani ini. Semoga dengan adanya persoalan ini membuat diri kita semakin menumbuhkan cinta kepada sesama,” tandasnya.

Laporan Ril/Akip

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Berita Terbaru