“Kami juga berharap implementasi SIMIJEL akan meluas ke perusahaan pengumpul minyak jelantah lainnya, sehingga menambah nilai dari minyak jelantah dari Indonesia dengan berbasis data platform digital. Selain itu kami juga berharap SIMIJEL dapat menjadi ikon pelaksanaan advanced logistic berbasis platform digital dalam skala lokal, regional, dan global,” ungkap Putu.
Ketua AEMJI Setiady Goenawan berterima kasih atas dukungan Kemenperin dalam penciptaan platform SIMIJEL.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kemenperin yang telah mendukung AEMJI, sehingga kami lebih percaya diri mengembangkan sistem informasi ketertelusuran asal usul minyak jelantah yang merupakan 100% karya anak bangsa,” ungkapnya. (JFA)



















