Izin Dapur MBG Penyuplai Tiga Desa di Ogan Ilir Terancam Dicabut: Enak Saja Minta Maaf

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danramil Tanjung Raja, Kapten Inf Samsul Rizal memanggil Ahli Gizi dan Kepala Dapur MBG Ulak Kerbau Baru, Selasa 23 Sepetember 2025.

Danramil Tanjung Raja, Kapten Inf Samsul Rizal memanggil Ahli Gizi dan Kepala Dapur MBG Ulak Kerbau Baru, Selasa 23 Sepetember 2025.

WIDEAZONE.com, OGAN ILIR | Breaking News! menyoal viralnya informasi “Masyarakat Tiga Desa Tolak MBG hingga Komplain Tak Digubris, Danramil Tanjung Raja, Kapten Inf Samsul Rizal memanggil Ahli Gizi dan Kepala Dapur MBG Ulak Kerbau Baru. Bahkan, izinnya terancam dicabut.

“Tentu, pihak [TNI] bisa merekomendasikan izinnya akan dicabut, tidak ada yang kebal hukum, kalau salah ya salah. Enak saja minta maaf. Bila satu kali itu dimaafkan tapi, kalau lebih dari satu kali tidak ada perbaikan namanya,” tegas Danramil dalam keterangan pers di Makoramil Selasa 23 September 2025.

Ungkap, Danramil Samsul Rizal, memang pemberitaan di media sudah viral, banyak keluhan dari penerima manfaat, bahkan terdapat tiga desa yang menolak dan mengembalikan. “Ini, harus segera dievaluasi, bagaimana kinerja ahli gizi dan keoala saour [SPPG]-nya. Apapun bentuknya, tetap salah jika benar SOPnya tentu tidak akan terjadi,” sebutnya.

“Segera, melakukan Sidak, untuk melihat kondisi dapur MBG Ulak Kerbau Baru, namun waktunya belum ditentukan, kapan pelaksanaan,” kilah dia.

Sementara, Kepala Dapur [SPPG] Ulak Kerbau Baru, Tusi mengatakan [dapurnya] sudah sesuai aturan. Petugas 47 orang, melayani 3492 penerima manfaat di 30 titik 11 desa 19 sekolah.

Desa tersebut, ujarnya, adalah Desa Posyandu UKB [177], Posyandu UKL [183], Suka Pindah [90], Tanjung Agas [137], posyandu Siring Alam [87], TBB 2 [100], posyandu 1 [132], TBL[124], psyandu Tanjung Harapan [144], posyandu Kerinjing [113] dan Desa Skonjing [126].

Baca Juga:  DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Untuk sekolah, terdiri dari KB Doa Ibu [32], TK satu Atap [23], SDN 18 Tanjung Raja [172] PAUD Harapan Ibu [40], SDN 6 Tanjung Raja [111], TK IT Cendikia [21], SDN 8 Tanjung Raja [184], KB Cerdas [57].

SDN 10 Tanjung Raja [232], PAUD Al Makidah [25], SDN 13 Tanjung Raja [157], SDN 11Tanjug Raja [144], KB Ananda [13], RA Muslimat NU [20], PAUD Harapan Maju [26], SDN 9 Tanjung Raja [109], SMPN 2 Tanjung Raja [548], SDN 22 Tanjung Raja [138] dan yang terakhir SDN 2 Tanjung Raja berjumlah [22] orang.

Dia menyebut di dapur MBG Ulak Kerbau Baru melayani penerima manfaat sebanyak 3492 orang di 30 titik terdiri dari balita, bumil, anak TK, PAUD, SD, dan juga SMP, di 11 Desa 19 sekolah.

Kepala MBG mengakui memang ada yang mengembalikan. Akan tetapi kita ganti hari itu juga. Terkait laporan penerima manfaat akan kami tidak lanjuti silahkan melalui “Surat Cinta”.

“Tulis saja di kertas masukan di Ompreng,” urainya.

Bahan Baku dari Penyuplai, Juga Beli di Pasar

Ia mengungkap, bahan baku dibeli melalui pihak penyuplai barang dan ada juga yang dibeli di pasar. “Bahan baku kita beli dari pihak penyuplai, daging ayam sudah di potong -potong dari pasar dan telor juga kita beli dari pasar,” terangnya.

Baca Juga:  Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418

Begitupun, dengan Yestina Agusti Permata Sari selaku Ahli gizi di Dapur MBG Desa Ulak Kerbau Baru, mengaku jika dirinya sudah melakukan pengawasan, mulai pemilihan menu, jadwal masak hingga antar sudah diatur sampai ke penerima manfaat.

Cara Masak Perkloter

Yestian menjelaskan cara masak berkoloter sampai selesai. Untuk masak Nasi dimulai dari pukul 11 malam, dan sayur dimasak mulai jam 03.00 WIB pagi di kloter terakhir.

“Makanan dikemas mulai pukul 03.30 pagi. Sebelum dipromosikan makanan akan di lakukan organoleptik terlebih dahulu untuk stempel, baru diantar ke setiap titik di mulai dari 06.30 WIB,” paparnya.

Pengantar makan ke setiap lokasi titik tidak ada pengawalan dari pihak polri dan TNI, hanya sopir dan keneknya saja berdua yang mengantarkannya.

Lanjut dia, makanan diantarkan sekaligus di setiap titik, di setiap titik makanan kita antar secara sekaligus, karena jadwal makan balita dengan ibu hamil sama. Begitu pun juga di sekolahan TK dan SD. Dan untuk tingkat SMP kami antarkan siang , jam 10 pagi itu atas permintaan pihak sekolah itu sendiri,” terangnya.

Selanjutnya Makanan Balita, Bumil, Anak TK-SD-SMP Tidak Berbeda alias Sama…..

Berita Terkait

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029
Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Berita Terbaru