Insiden Pembacokan di OKI, Kabid Humas Polda Sumsel Imbau Keluarga Tenang Jangan Main Hakim Sendiri

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2020 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Tindak Pidana Penganiayaan terjadi di kota Kayu Agung hingga mengakibatkan korban M Arif meninggal Dunia.

Penganiayaaan tersebut terjadi Pada Hari Jum’at Tanggal 11 September 2020 pukul 18.15 WIB di dalam Masjid Nurul Iman LK III RT 07 Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayu Agung Kabupaten OKI.

Korban M ARIF SPd MM (61) tinggal di Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayu Agung Kabupaten OKI. Merupakan Ketua Pengurus Masjid Nurul Iman Tanjung Rancing

Sedangkan pelaku sendiri yaitu MEYUDIN, 49 Tahun, Alamat : LK III RT 06 Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI.

Kejadian bermula ketika Pelaku yang merupakan Marbot dan Ketua Perlengkapan Masjid Nurul Iman merasa tidak senang dan tersinggung karena kunci kotak amal di minta oleh Korban yang merupakan Ketua Masjid pada saat selesai Sholat Jumat.

Baca Juga:  Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Lalu pelaku timbul niat untuk menganiaya korban dengan senjata tajam pada saat Sholat Mahgrib.

Pelaku MEYUDIN menganiaya Korban M ARIF SPd MM dengan cara membacok menggunakan Senjata Tajam Jenis Pedang Panjang bergagang plastik.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka bacok dibagian leher atas kiri. Kemudian korban dibawa ke RSUD Kayuagung lalu di Rujuk ke RS Charitas Palembang.

Pelaku MEYUDIN diamankan Aipda Khoirul Sobri dan Jamaah Masjid Nurul Iman yang sedang sholat mahgrib, kemudian pelaku diserahkan untuk diaman di Polsek Kayuagung.

Baca Juga:  Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Kapolres OKi sudah mendatangi Rumah Korban dan RT setempat. Untuk meredam keluarga korban agar tidak melakukan serangan balasan terhadap pelaku maupun keluarga pelaku,

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM mengimbau kepada keluarga korban tetap tenang jangan sampai terjadi main hakim sendiri dan serahkan kasus penganiayaan ini kepada Polisi khususnya Polres OKI.

“Dan tidak ada indikasi SARA atau organisasi terlarang sebagaimana berita yang beredar dimasyarakat saat ini tapi murni rasa ketersingungan atau dendam Pribadi,” pungkasnya saat diwawancarai di ruang kerjanya Selasa 15/09/2020. (Rel/Abror Vandozer)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:34 WIB

Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

Berita Terbaru