Inggris-Jerman Dukung Ukraina dengan Persenjataan

- Jurnalis

Kamis, 24 Maret 2022 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi persenjataan perang

Ilustrasi persenjataan perang

WIDEAZONE.com | Ukraina akan mendapat bantuan persenjataan dari negara Britania Raya berupa 6000 rudal pertahanan baru. 

Tak hanya itu Inggris juga mengucurkan 29,1 juta pounds atau setara dengan Rp551, 31 miliar termasuk untuk mendukung liputan BBC di wilayah tersebut serta membayar tentara dan pilot Ukraina. 

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan mengumumkan paket dukungan baru itu pada Kamis ini [24/3/2022] di pertemuan para pemimpin NATO dan G7, yang juga menandakan kesediaan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Ukraina lebih lanjut. 

“Inggris akan bekerja dengan sekutu kami untuk meningkatkan dukungan militer dan ekonomi ke Ukraina, memperkuat pertahanan mereka saat membalikkan keadaan dalam pertarungan ini,” kata Johnson, dilaporkan oleh Reuters, dan dikutip dari laman Kompas, Kamis [24/3/2022].

“Satu bulan setelah krisis ini, komunitas internasional menghadapi pilihan. Kita dapat menjaga api kebebasan tetap hidup di Ukraina, atau mengambil risiko dipadamkan di seluruh Eropa dan dunia.”

Baca Juga:  Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

Sebagai bagian dari paket, Inggris akan menyediakan 6000 rudal dan 25 juta pounds dukungan keuangan untuk militer Ukraina.

Inggris juga akan menyediakan 4,1 juta pounds untuk BBC World Service guna membantu layanan bahasa Ukraina dan Rusia, dan mengatasi disinformasi.

Tak hanya Inggris, Jerman pun akan mengirim 2.000 senjata anti-tank tambahan ke Ukraina untuk membantunya mengusir invasi Rusia, kata seorang sumber di parlemen kepada AFP, Rabu [23/3/2022].

Pasukan Ukraina sebelumnya telah menerima 1.000 senjata anti-tank dan 500 peluncur rudal permukaan-ke-udara tipe Stinger dari Bundeswehr, tentara Jerman.

Jerman juga telah memasok sekitar 500 rudal darat-ke-udara Strela dari 2.700 yang dijanjikan.

Sumber parlemen, yang tidak ingin disebutkan namanya itu, mengonfirmasi bahwa 2.000 senjata anti-tank tambahan akan dikirim ke Ukraina, membenarkan informasi yang beredar di media Jerman.

Baca Juga:  Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

“Kami adalah salah satu pemasok senjata terbesar ke Ukraina dalam situasi saat ini,” kata Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock kepada parlemen, Rabu (23/3/2022).

“Ini tidak membuat kami bangga, tetapi inilah yang harus kami lakukan sekarang untuk membantu Ukraina,” tambahnya.

Jerman enggan mengirim senjata ke Ukraina saat pasukan Rusia berkumpul di perbatasannya tahun lalu, tetapi Kanselir Olaf Scholz mengubah kebijakan setelah dimulainya invasi Rusia bulan lalu.

Jerman sebelumnya enggan mengekspor senjata mematikan ke zona konflik karena sejarahnya di bawah Nazisme.

Baerbock juga mengatakan kepada parlemen, sisa senjata yang dijanjikan ke Ukraina sedang dalam perjalanan. [red]

Berita Terkait

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
Asap Ancam Warga, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis hingga Sebar 40 Ribu Masker Plus Air Mineral‎
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB

Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.

Headlines

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:31 WIB