Hulu Migas-Kadin Indonesia Siapkan Oksigen Penanggulangan Covid-19

- Jurnalis

Jumat, 16 Juli 2021 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan secara simbolis Program Peduli Oksigen SKK Migas-KADIN, Jumat (16/7)

Penandatanganan secara simbolis Program Peduli Oksigen SKK Migas-KADIN, Jumat (16/7)

Pada kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyampaikan informasi peningkatan kasus Covid-19 Indonesia yang sangat cepat. Jika sebelum lebaran sekitar 23 ribu pasien di rawat di rumah sakit, dalam waktu 6 minggu naik menjadi 91 ribu orang. Untuk menolong 23 ribu pasien tersebut, dibutuhkan sekitar 400 ton oksigen per hari. Dengan peningkatan pasien, maka saat ini kebutuhan oksigen hampir 2.400 ton per hari. Sebagai langkah antisipasi, Kemenkes memperkirakan kebutuhan akan menjadi 3.800 ton per hari atau setara 55 iso tank.

Direncanakan bantuan yang diberikan hulu migas akan digunakan untuk mendukung penambahan oksigen 1.000 ton perhari.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari industri hulu migas dalam bentuk 7 iso tank dan 1.500 tabung oksigen. Kami percaya dengan kapabilitas industri hulu migas yang besar, kemampuan akses pabrikan iso tank dan kemampuan akses pembiayaan, industri hulu migas dapat berkontribusi lebih besar lagi membantu kebutuhan iso tank,” kata Budi Gunadi.

Baca Juga:  BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Lebih lanjut pihaknya berharap agar bantuan 7 iso tank dari hulu migas dapat digandakan menjadi 70 iso tank, sehingga akan mampu memenuhi kebutuhan penyediaan oksigen secara mobile saat estimasi puncak pandemi”, kata Budi Gunadi.

Industri Hulu Migas telah berjuang bersama Pemerintah selama 17 bulan sejak ditetapkannya pandemi Covid-19 sebagai bencana nasional non-alam. Dalam kurun waktu tersebut, SKK Migas dan KKKS telah melakukan berbagai program penanggulangan Covid-19, baik untuk mendukung program Pemerintah maupun bantuan langsung ke masyarakat.

Baca Juga:  Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi--CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Meskipun, Industri hulu migas juga sangat terdampak dengan adanya bencana Covid-19, namun patut disyukuri kinerja hulu migas di masa Pandemi Covid-19 masih dapat dijaga secara optimal.

Kontribusi hulu migas pada penerimaan negara di tahun 2020 adalah sebesar US$ 8,7 miliar atau setara dengan Rp 122 triliun atau 148% dari target yang ditetapkan dalam APBN. Penerimaan pada tahun 2021 juga akan lebih tinggi dari target APBN, mengingat pada Juni 2021 sektor hulu migas telah menyumbang US$6,67 Miliar atau setara Rp 96,7 Triliun, atau 91,7% dari target APBN 2021. (Oktaf/rel)

Berita Terkait

Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB