Hujan Turun, Kondisi Kios Bekas SMKN 1 Muaraenim Banjir

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2019 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Pedagang yang berjualan di Kios Bekas SMKN 1 Muara Enim, sangat prihatin saat hujan tiba

Kondisi Pedagang yang berjualan di Kios Bekas SMKN 1 Muara Enim, sangat prihatin saat hujan tiba

WIDEAZONE.COM,MUARAENIM — Saat musim hujan tiba, nasib pedagang di kios bekas Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN 1 Muaraenim dirundung banjir.

Keadaan tempat mereka berdagang benar-benar memprihatinkan. “Karena atap tempat kami berdagang keadaannya sudah bocor, saat hujan turun, kami harus basah-basahan diguyur hujan,” kata Yuhi (57), seorang pedagang sayur.

Saat hujan dengan frekuensi tinggi, katanya, debit hujan langsung mengguyur tempat ia berdagang. “Akibatnya lokasi kios kami harus banjir,” tukas Yuhi ke pada Wideazone.com, Jumat (22/11/2019).

Saat wawancara dengan wartawan media ini, busana Yuhi terlihat kacap dan basah. Keadaan tempat berjualan pun banjir dan kumuh. “Saya berharap ke pada pemerintah untuk memperhatikan dan memperbaiki kami berjualan,” katanya.

Baca Juga:  Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Kondisi pasar terlihat kumuh dan ketika hujan tiba air pun menggenangi kios-kios pasar
Kondisi pasar terlihat kumuh dan ketika hujan tiba air pun menggenangi kios-kios pasar

Sementara pedagang lain menyatakan, mereka sudah lama meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim untuk merestorasi keadaan los tempat mereka berjualan.

“Kalau bisa pemerintah dapat secepatnya memperhatikan keadaan kami yang memprihatinkan ini,” ujar pedagang lain, Amin (24) yang juga harus basah kuyup saat hujan dengan volume tinggi mengguyur tempatnya berjualan.

 

Baca Juga:  CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Laporan: Agus Putra Luntar

Berita Terkait

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan
Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:04 WIB

HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Berita Terbaru