Herman Deru Jadikan Sumsel sebagai Daerah Mandiri Benih

- Jurnalis

Selasa, 6 Juli 2021 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Aplikasi Market Place Sibejajo

Peluncuran Aplikasi Market Place Sibejajo

Luncurkan Aplikasi Market Place Sibejajo

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru terus berupaya memajukan sektor pertanian, bahkan dia berkeyakinan jika sektor ini digarap dengan serius dengan keterlibatan semua elemen pemangku kebijakan serta dukungan masyarakat maka Sumsel tidak hanya berada di peringkat lima nasional seperti sekarang ini namun daerah ini akan menjadi nomor satu penghasil secara nasional.

“Seharusnya kita tidak berada di peringkat lima sebagai penghasil pangan Nasional. Melainkan kita ada di posisi pertama secara nasional. Tapi ini harus komitmen salah satunya benih yang digunakan juga harus benar dan bermutu,”  ungkap Gubernur Herman Deru saat membuka Kegiatan Peningkatan Kompetensi Petugas Pengawas Benih Tanaman (PBT), Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Petugas Peningkatan Ekonomi Pertanian-Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (PPEP- POPT) dan Penangkar Benih Tanaman Pangan bertempat di Hotel Santike Premier Palembang, Selasa (6/7).  

Menurut Herman Deru tidak ada satu orang pun yang tidak butuh pangan, meski berganti era  kepemimpinan,  sektor pertanian masih tetap eksis. Terbukti meski di masa pandemi COVID-19 sektor pertanian tetap terjaga. “Sampai saat ini, pangan tetap menjadi andalan. Termasuk juga dalam upaya pemulihan ekonomi. Kita bersyukur ekonomi kita  tidak  terganggu akibat pandemi COVID-19 ini,” ucapnya.  

Oleh karena itu, dia mengajak semua pemangku kepentingan untuk tetap  komitmen dan fokus memajukan   sektor pertanian  Sumsel yang potensinya sangat besar. Karena itu dia mengharapkan akan muncul benih benih unggulan hasil penangkaran yang dikelola oleh para kelompok tani di Sumsel. “Daerah kita ini dikenal dengan pertanian, bahkan hingga saat ini kita melaunching sebuah cara yang sangat modern seperti Aplikasi Market Place Sibejajo,” ucapnya.  

Baca Juga:  DPRD Kota Prabumulih Gelar Paripurna XXIV Masa Persidangan Ketiga 2026

Tak hanya Aplikasi itu, sebelumnya juga lanjut Herman Deru dalam mendorong dan mengembangkan sektor pertanian di Sumsel beberapa waktu lalu sudah melakukan Kick Off Food Estate di beberapa Kabupaten di Sumsel. Dia harapkan dalam peningkatan produksi pertanian ini ada juga efisiensi dan jaminan mutu yang perlu ada pengawasan dan konsistensi. Termasuk disisi lain dirinya yakin dengan penggunaan Alsintan yang modern sedapat mungkin bisa menekan losis. 

Di samping itu dia mengharapkan  akan  muncul Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dibidang pertanian. Untuk itu dalam waktu dekat  Pemprov Sumsel akan mentakover salah satu Perguruan Tinggi yang khusus  mencetak alumni yang mumpuni di bidang pertanian. “Satu kebanggaan lagi untuk petani, Insya Allah mulai tahun depan, Pemprov akan men-take over satu lembaga Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian untuk di jadikan model bagi pendidikan pertanian. Nah bila perlu nanti dosennya Kepala Dinas Pertanian se kabupaten/ kota, ini kalau kita sudah bicara komitmen,” tutupnya.  

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Sumsel, HR Bambang Pramono mengatakan, sektor pertanian ini sudah menjadi komitmen dari Gubernur Sumsel Herman Deru untuk dikembangkan. Karena itu butuh pelatihan bagi para tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Petani (P2EP) atau disebut PPL.    Untuk petugas PPL  dilatihan untuk menjadi pengawas benih sehingga bisa membimbing para penangkar untuk bisa menjadi penangkar katalog dengan harapan Sumsel tahun 2024 bisa menjadi mandiri benih.  

“Kami juga mendidik tenaga PPL dimana untuk menjadi pengawas benih agar bisa membimbing penangkar-pengkar kita yang saat ini kita proses menjadi penangkar katalog sehingga diharapkan nanti Sumsel 2024 bisa menjadi mandiri benih dengan capaian 25 ribu ton bisa diproduksi,” ucapnya.  

Baca Juga:  Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Selain itu, Dinas Pertanian Sumsel juga menggandeng PT Patani yang sudah menyiapkan aplikasi Market Place Sibejajo dalam mengakomodir semua petani di Sumsel. Nanti semua prodak-prodak dan semua hasil petani yang di hasilkan akan ada di aplikasi ini termasuk kita juga menggandeng produsen perbenihan di Sumsel.  

Tak hanya itu, di apliaksi tersebut,  juga akan mengundang semua produsen alat mesin pertanian baik yang ada di nasional maupun lokal yang tidak kalah kualitasnya. “Nanti Petugas yang mengikuti pelatihan ini nantinya akan membimbing para petani termasuk penggunaan aplikasi Market Place Sibejajo,” tutupnya.  

Di tempat yang sama, Dirut Pandu Petani Indonesia (Patani), Sarjan Tahir mengaku senang pasalnya pihaknya dapat memberikan sumbangsih bagi para petani untuk bisa memasarkan hasil-hasil komoditi di Sumsel melalui Aplikasi Market Place Sibejajo. “Ini sebenarnya janji kami saat audiensi kepada pak gubernur bahwa kami ingin berbuat yang terbaik bagi sumsel. Alhamdulillah dengan ide dari beliau untuk bisa menghadirkan Aplikasi ini, sehingga kita bisa memasarkan seluruh hasil pertanian di Sumsel bukan hanya untuk pasar lokal tapi juga nasional bahkan internasional,”  tambahnya.  

Di kesempatan yang sama Gubernur Herman Deru bersama Dirut PT Patani, Sarjan Tahir melakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang Kerjasama Pertanian dan Pemasaran Hasil Pertanian. Serta penandatanganan MoU antara Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Sumsel bersama PT. Pusri dan Bank Sumsel Babel serta seluruh Kepala Dinas Pertanian se Kabupaten/kota se Sumsel dalam rangka menuju Sumsel mandiri benih tahun 2024. (rel/Abr/Adv)

Berita Terkait

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
DPRD Kota Prabumulih Gelar Paripurna XXIV Masa Persidangan Ketiga 2026
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:33 WIB

DPRD Kota Prabumulih Gelar Paripurna XXIV Masa Persidangan Ketiga 2026

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB