Dipenjarakan, Kades Terlibat Narkoba

- Jurnalis

Sabtu, 13 April 2019 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, MUARA ENIM — Pejabat pemerintah harus bersih dari narkotik dan obat-obat terlarang (narkoba).

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Muaraenim, AKBP Afner Juwono SH SIK MH, mengatakan untuk memulai program pembersihan diri pejabat pemerintah dari pengaruh narkoba, harus dimulai dari kepala desa di Kabupaten Muaraenim.

“Pembesihan diri dari narkoba ini harus dimulai dari para kepala desa di Muaraenim, ” ujar Afner Juwono kepada wartawan, Jumat (12/4/2019).

Namun Afner menyayangkan masih banyak kepala desa yang enggan diperiksa urine mereka.

“Masih banyak kepala desa yang belum bersedia urinenya diperiksa, ” katanya.

Menurut Kapolres, pihaknya ingun seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Muaraenin harus bebas dari narkoba.

Menurut Afner, siapa pun dia, baik pejabat pemerintah maupun masyarakat yang diketahui mengonsumsi narkoba, mereka akan ditangkap dan diproses secara hukum.

Apabila ada yang tertangkap tangan mengonsumsi narkoba, kata Afner, ranpa pandang bulu mereka akan ditangkap dan dipenjarakan.

Baca Juga:  Herman Deru bersama Cik Ujang Hadiri Sumsel Bermunajat HUT ke-80 Provinsi

Meski masih banyak kepala desa yang tidak datang untuk memeriksakab urinenya, Afner masih memberi toleransi.

“Tapi ingat, jika sudah diimbau berkali-kali tapi masih ada juga yang enggan diperiksa, polisi akan meneriapkan kebijakan tegas, ” ujarnya.

Kapolres berjanji akan mengelar kembali pemeriksaan urine di waktu yang tepat. Dari sini, katanya, akan kelihatan siapa yang memakai atau tidak.

Menurut Afner, siapapun dia yang mengonsumsi narkoba, entah pejabat atau aparat, mereka akan dijebloskan ke penjara.

Selain di Kabupaten Muaraenim, para kepala desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akan dites urine juga. “Jadi pemeriksaan itu tak hanya di Muaraenim saja, tapi juga di PALI, ” tegasnya.

Agar negeri ini bersih dari narkoba, harus tes urine yang dimulai dari pejabat pemerintahnya dahulu, terutama dari pejabat yang ada di desa-desa.

Baca Juga:  Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran

Bagi pejabat kepala desa yang belum bersedia dites urine, pihaknya akan memaksa mereka agar bersedia dites urinenya.

Sebab Kapolres berharap agar Kabupaten Muaraenim dan PALI bersih dari narkoba. Program tes urine ini harus dimulai dari desa terlebih dahulu.

Menurut Kapolres, untuk mencegah terjadinya penggunaan narkoba oleh pejabat pemerintah telah dilakukan penandatangan pernyataan integritas kepada seluruh kepala desa.

Terkait masalah itu, pada Rabu lalu (10/4/2019), seluruh kepala desa di Muaraenim Selatan telah dites urine oleh pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muaraenim. Tapi karena waktu yang terbatas, masih banyak kepala deaa yang tak bersedia dites urinenya.

“Yang jelas, program ini akan terus dilakukan. Jadi jangan berkecil hati, apabila ada pejabat kepala desa atau siapa saja yang menggunakan narkoba, sesuai aturan mereka akan kita jebloskan ke penjara,” ujar Afner menegaskan. (eddt yusuf/agus)

Berita Terkait

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele
Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan
Gubernur Herman Deru Isi Hari Raya Idul Adha dengan Berbagi Kurban

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:35 WIB

Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Berita Terbaru

Akademisi Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang, Dr Dadang Apriyanto SH MH

Headlines

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:18 WIB