Dinkes Sumsel Gelar Maulid Nabi

- Jurnalis

Jumat, 17 Januari 2020 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pembacaan yasinan di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel bertujuan sebagai introspeksi diri juga mawas diri.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pembacaan yasinan di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel bertujuan sebagai introspeksi diri juga mawas diri.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pembacaan yasinan di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel bertujuan sebagai introspeksi diri juga mawas diri.

Dimana, semua berkumpul bersama-sama untuk saling mengingatkan di dalam bekerja guna mencari barokah bukan saja untuk dunia tapi akhirat.

Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dra Lesty Nurainy Apt MKes, usai acara Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan penceramah KH Al Ustadz Solihin Hasibuan, di Gedung Aula Kantor Dinkes Pemprov Sumsel, Jumat (17/1/20).

“Disini, kita mempunyai target kedepan, bukan saja mengejar untuk dunia tapi meraih keberkahan Allah SWT di akhirat untuk saling muhasabah diri dalam mengingatkan ketika bekerja,” ucapnya.

Baca Juga:  Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

“Hikmahnya, selain berkumpul untuk melakukan aktivitas kerja sehari-hari perlu dilakukan siraman rohani, karena itu juga mendekatkan diri satu sama dengan yang lain sekaligus mempertegas bukan hanya mengejar dunia tapi akhirat,” tambah dia.

Di samping itu, dalam pencapaian target di awal tahun 2020, Dinkes Provinsi Sumsel selama ini belum begitu terganggu, karena masih memiliki target unggulan seperti cegah stanting, Sumsel UHC, Sumsel have torizm, Sumsel bahagia, Sumsel tabungan kesehatan PNS serta pemeriksaan dini penyakit tidak menular.

“Kita utamakan supaya masyarakat sadar untuk mengimplementasikan hidup sehat dengan tujuan agar masyarakat hidup sehat dan bahagia,” jelasnya

Terkait Bencana di Lahat, Dinkes telah membentuk posko-posko di titik kawasan dampak terkena banjir dengan menyediakan fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan secara gratis, sekaligus tidak mempersulit urusan soal administrasi.

Baca Juga:  ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

” Kita juga menggerakkan PSC 119 untuk gawat darurat, semua tempat yang terkena dampak banjir telah di turunkan untuk tempat kesehatan, pihak Dinkes provinsi hanya memantau, kalaupun diminta siap untuk terjun membantu di lokasi banjir,” ucapnya

” Kita hanya memberikan bantuan makanan berupa biskuit kepada anak-anak di lokasi yang terkena dampak banjir. Berharap supaya dampak seperti ini cepat berakhir di Sumsel guna mewujudkan Sumsel Maju dan Unggul,” pungkasnya. (Akip)

Berita Terkait

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Berita Terbaru