Dansatgas Karhutla Sumsel Akan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran

- Jurnalis

Senin, 12 Agustus 2019 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, OGAN ILIR — Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Dansatgas Karhutla) Sumatera Selatan yang juga menjabat sebagai Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, hal ini diungkapkan Dansatgas Karhutla Minggu (11/8/2019) sore saat meninjau kebakaran lahan di wilayah Desa Palu Kec. Pemulutan Kab. Ogan Ilir (OI).

Dikatakan Dansatgas, “Hari ini kita lakukan pemadaman kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Ogan ilir tepatnya di Desa Palu Kecamatan Pemulutan, ada dua tempat yakni di Desa Palu dan KM 16 jalan utama Palembang-Inderalaya”, ujarnya.

“Kita sudah melakukan pencegahan dengan sosialisasi dan patroli serta komunikasi dengan masyarakat di Desa-Desa yang rawan terhadap Karhutla, ini untuk menekan terjadinya kebakaran”, kata Kolonel Arh Sonny Septiono didampingi Dandim 0402/OKI Letkol Inf Riyandi.

Baca Juga:  Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Pencegahan adalah hal utama yang dilakukan oleh Satgas Karhutla, setelah itu kita melakukan tindakan tegas terhadap pelaku yang sengaja melakukan pembakaran, bila perlu kita lakukan tembak di tempat. “Tembak ditempat terpaksa dilakukan, itupun dilakukan sesuai dengan Standar Operasi Prosedur (SOP) yang berlaku, kita berusaha pencegahan karena dengan terjadinya Karhutla banyak merugikan masyarakat”, ungkap Kolonel Sonny.

“Selain tidak mengenal waktu libur anggota Satgas juga disiagakan untuk terus melakukan patroli hingga malam hari, ini karena api dimulai pada malam hari dan siangnya sudah membesar, untuk itu kita akan tingkatkan patroli malam hari”, kata Dansatgas

Baca Juga:  Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Lanjut Dansatgas Karhutla, kendala yang dihadapi saat ini jauhnya sumber air untuk memadamkan api, untuk itu kita butuh tanki air yang bisa dibawa kemana mana, ini untuk memudahkan anggota Satgas Karhutla dalam melakukan pemadaman.

Saya berpesan kepada seluruh personel yang terlibat dalam Satgas Karhutla untuk tetap menjaga kesehatan dan utama istirahat yang cukup karena waktu operasi masih panjang dan lama”, pungkas Kolonel Arh Sonny Septiono. (real Panrem 044/Gapo)

Berita Terkait

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Berita Terbaru