Ekonom Bank Danamon Irman Faiz menyampaikan bahwa inflasi inti yang masih cukup terkendali pada Februari 2023 sejalan dengan laporan PMI Manufaktur Indonesia yang menunjukkan moderasi biaya input.
“Meskipun perusahaan telah menaikkan harga jual, laju kenaikannya relatif ringan dibandingkan dengan rata-rata jangka panjangnya,” katanya.
Tercatat, PMI Manufaktur Indonesia pada Februari 2023 tetap berada pada zona ekspansif sebesar 51,3, yang didorong utamanya oleh pesanan baru domestik.
Menurut Faiz, hal ini mencerminkan pemulihan permintaan domestik yang sedang berlangsung. Oleh karenanya, ada peluang bagus bagi produsen untuk mempercepat laju kenaikan harga output, terutama menjelang momentum Ramadan. (JFA)



















