Blackbox Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan sekitar Pulau Laki dan Lancang

- Jurnalis

Selasa, 12 Januari 2021 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Photo: Basarnas

Sumber Photo: Basarnas

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Tim SAR Gabungan menemukan benda menyerupai kotak hitam (blackbox) Sriwijaya Air SJ182 sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (12/1/2021). 

Blackbox ditemukan di antara Pulau Laki dan Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta. Kotak hitam itu tampak dibawa oleh kapal Sea Rider milik Kopaskal.

Seperti yang dilansir siaran breaking news Kompas TV, kotak hitam itu akan dikirim ke JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga:  Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Selanjutnya setelah tiba di JICT, kotak hitam akan diserahkan ke tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk diteliti lebih lanjut.

Sebelum penemuan ini TIM SAR Gabungan membuat Planning Operasi pencarian sisa dari kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182, jenis Boeing 737-524, rute CGK-PNK, di perairan Kepulauan Seribu hari ke 4 Selasa (12/1/2021) dengan Rencana operasi pencarian terdiri dari 3 area, udara 3 sektor, permukaan 6 sektor, bawah permukaan air 4 sektor.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Unit SRU udara dan Unit SRU Laut melakukan pencarian sesuai dengan search area yang sudah ditentukan.

Pelaksanaan pencarian di bawah permukaan air unit SRU laut menggunakan sore scan sonar, MBES, Ping locator, dan ROV.

Untuk tim penyelam melakukan pencarian di sekitar area penemuan bodypart dan serpihan pesawat (debris).

Laporan Agus Sulaiman

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Berita Terbaru