Sementara itu, Petinggi Pesantren Fauzan Tiga, Garut, Kyai Aceng Abdul Wahid berpendapat, tugas Bawaslu dalam pengawasan pemilu sangatlah berat. Peran serta masyarakat sebagai pengawas partisipatif sangat dibutuhkan dalam mengawal tahapan pemilu.
Dia juga berpendapat, pusat diskusi keagamaan semisal, pesantren, gereja, dan lainnya, menjadi tempat yang efektif bagi Bawaslu dalam mensosialisasikan pengawasan Pemilu, karena dianggap pusat kajian keagamaan adalah tempat berkumpulnya orang-orang yang memiliki pemikiran yang kritis tinggi.
“Kami juga Insha Allah berharap dengan adanya sosialisasi seperti ini, dapat membentuk kerjasama baik Bawaslu dan juga masyarakat, dapat mengawal proses demokrasi berjalan baik,” harapnya. (JFA)
Halaman : 1 2



![Lomba gerak jalan yang digelar di ruas Jalan Lintas Palembang-Jambi, Rabu 12 Agustus 2026, menuai kekhawatiran masyarakat. Bagaimana tidak, peserta harus beraktivitas di jalur yang masih dilalui kendaraan, termasuk truk-truk besar. [Foto: Desi OY/WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260812-WA0035-225x129.jpg)





![Lomba gerak jalan yang digelar di ruas Jalan Lintas Palembang-Jambi, Rabu 12 Agustus 2026, menuai kekhawatiran masyarakat. Bagaimana tidak, peserta harus beraktivitas di jalur yang masih dilalui kendaraan, termasuk truk-truk besar. [Foto: Desi OY/WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260812-WA0035-129x85.jpg)








![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
