Anggaran Karhutla di Sumsel Rp37 Miliar, Ini Peruntukkannya

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2020 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Karhutla

Dokumentasi Karhutla

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Hingga saat ini, titik panas yang telah terpantau sejak Januari 2020 mencapai 1.721 titik yang berasal dari Lahat, Musi Banyuasin, Prabumulih, Banyuasin, Muara Enim dan OKI. Hal itu diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Jumat (19/6/2020).

Hingga saat ini, kata Deru, titik panas yang telah terpantau sejak Januari 2020 mencapai 1.721 titik yang berasal dari Lahat, Musi Banyuasin, Prabumulih, Banyuasin, Muara Enim dan OKI.

Dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel), Pemerintah Provinsi (Pemprov) menganggarkan dana sebanyak Rp37 miliar.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan antisipasi dan penanganan karhutla termasuk pendanaan. “Sudah kami anggarkan Rp37 miliar untuk pencegahan dan penanganan karhutla tahun 2020 ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Krisis Air Bersih 14 Tahun, Warga Kenten Raya Gugat PDAM Betuah ke PN Palembang

Deru menjelaskan, alokasi dana tersebut bisa dinaikkan hingga Rp50 miliar jika memang nantinya dibutuhkan. Saat ini pihaknya telah membuat posko dan membentuk satuan tugas untuk penanganan karhutla.

“Status siaga karhutla sudah kita keluarkan, agar semua pihak bisa bergerak menjalankan tugas dan fungsinya. Bukan hanya unsur pemerintah saja, namun juga TNI dan Polri serta pihak lain ikut terlibat,” tambahnya.

“Yang menjadi perhatian utama memang beberapa daerah tersebut karena didominasi lahan gambut. Tahun ini kita tambah luasan daerah rawan karhutla karena kita berkaca dari tahun lalu,” jelasnya.

Baca Juga:  Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba

Sementara itu, Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori mengatakan, dengan sudah ditetapkan status siaga darurat maka pemerintah pusat sudah mengucurkan bantuan penanganan karhutla untuk Sumsel, berupa helikopter dan pesawat.

“Sekarang kita sudah ada tiga bantuan dari pusat untuk antisipasi karhutla, yakni 2 unit helikopter untuk patroli dan waterbombing dengan kapasitas 5.000 liter dan satu unit pesawat untuk patroli,” tandasnya.

Laporan D2de

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Komisi II DPR RI dan Pansus DPRD Sumsel Sepakat Cabut HGU PT Melania
SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026
Polairud Polda Sumsel Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Dermaga PLTU Borang
Pelantikan PaSKI Sumsel: Gubernur Herman Deru Sampaikan Empat Pesan Penting
Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran
Dukungan Investasi Soal Integrasi Tol Menuju Pelabuhan Tanjung Carat Rp26 Triliun
Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja
Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:52 WIB

Komisi II DPR RI dan Pansus DPRD Sumsel Sepakat Cabut HGU PT Melania

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:28 WIB

Pelantikan PaSKI Sumsel: Gubernur Herman Deru Sampaikan Empat Pesan Penting

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:17 WIB

Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:12 WIB

Dukungan Investasi Soal Integrasi Tol Menuju Pelabuhan Tanjung Carat Rp26 Triliun

Berita Terbaru

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB