Air Hitam Pekat–Berbau, Dirut PDAM Bertuah Bilang Seperti ini…

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar peertama, memperlihatkan kondisi air PDAM Tirta Bertuah yang mengalir ke perumahan warga di kawasan Kenten Laut, gambar kedua, petugas PDAM Tirta Betuah Banyuasin tengah melakukan pengecekan pipa dari Meta Marah hingga ke Kenten

Gambar peertama, memperlihatkan kondisi air PDAM Tirta Bertuah yang mengalir ke perumahan warga di kawasan Kenten Laut, gambar kedua, petugas PDAM Tirta Betuah Banyuasin tengah melakukan pengecekan pipa dari Meta Marah hingga ke Kenten

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Warga di wilayah Kenten Laut dan sekitarnya, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mengeluhkan buruknya pelayanan air bersih dari PDAM Tirta Bertuah.

Bahkan, dalam beberapa pekan terakhir, air yang mengalir ke rumah warga dilaporkan keruh, berwarna hitam pekat, berbau tidak sedap, bahkan kerap tidak mengalir sama sekali.

Keluhan terutama datang dari warga Perumahan Griya Damai Indah, Polygon, Taman Sari I, dan Taman Sari II. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan memasak hingga sanitasi.

“Airnya hitam dan baunya menyengat. Tidak berani dipakai untuk mandi apalagi konsumsi. Kadang berhari-hari juga tidak mengalir,” ujar Adi Rambang, warga Griya Damai Indah, Sabtu 21 Februari 2026.

Baca Juga:  Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik

Menurut warga, persoalan kualitas air bukan kali pertama terjadi. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, kondisi air dinilai semakin memburuk.

Tak ayal, sejumlah warga mengaku terpaksa membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.

Ketua RT setempat, Mutadin, mengatakan laporan telah berulang kali disampaikan kepada pihak pengelola air, tetapi belum ada perbaikan signifikan. “Kami berharap ada tindakan nyata, bukan sekadar janji,” katanya.

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Banyuasin dan DPRD Kabupaten Banyuasin segera turun tangan melakukan pemeriksaan kualitas air serta evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan perusahaan daerah tersebut.

“Kami pelanggan yang rutin membayar. Tapi yang kami dapat air keruh kehitaman dan bau, jauh dari layak pakai,” ujar Rommel, warga lainnya yang turut merekam kondisi air yang keluar dari pipa PDAM.

Baca Juga:  BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius "ASBUN" Ultimatum 2x24 Jam Minta Maaf ‎

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar pelayanan air bersih kembali normal dan memenuhi standar kesehatan. Jika tidak, mereka menyatakan siap melakukan aksi bersama sebagai bentuk protes atas buruknya pelayanan tersebut.

Terpaut persoalan, Direktur Utama PDAM Bertuah Banyuasin, Hendra Gunawan mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pengecekan di lapangan.

“Ya, lagi di lapangan, mengecek pipa, bila sudah selesai nanti dikabari,” ungkapnya dalam keterangan melalui sambungan elektronik, Minggu 22 Februari 2026.

“Pengecekan pipa dilakukan dari wilayah Merah Mata hingga ke Kenten,” ujar dia singkat.

Laporan Desi OY | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB