25.000 Guru Belajar AI, Herman Deru: Pentingnya Literasi Digital

- Jurnalis

Minggu, 21 September 2025 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 25.000 guru dari seluruh Indonesia mengikuti pelatihan kecerdasan buatan [Artificial Intelligence/AI] terbesar di dunia  pada Sabtu 20 September 2025, di Griya Agung Palembang dengan konsep hybrid.

Sebanyak 25.000 guru dari seluruh Indonesia mengikuti pelatihan kecerdasan buatan [Artificial Intelligence/AI] terbesar di dunia pada Sabtu 20 September 2025, di Griya Agung Palembang dengan konsep hybrid.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Dunia pendidikan Indonesia mencatat tonggak sejarah baru, sebanyak 25.000 guru dari seluruh Indonesia mengikuti pelatihan kecerdasan buatan [Artificial Intelligence/AI] terbesar di dunia yang digagas Gubernur Sumatera Selatan, Dr H Herman Deru.

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu 20 September 2025, di Griya Agung Palembang dengan konsep hybrid. Ribuan guru hadir secara langsung, sementara puluhan ribu lainnya mengikuti secara virtual. Antusiasme peserta begitu tinggi hingga kuota penuh lebih cepat dari perkiraan.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa guru tidak boleh tertinggal dari murid yang lahir di era digital. “Hari ini kita belajar AI, bukan hanya mendengar. Guru harus bisa menginovasikan kurikulum agar relevan dengan zaman,” tegasnya.

Ia menekankan, tujuan pelatihan bukan hanya mengenalkan teknologi, melainkan membentuk guru yang mampu menjadi pengendali.

“Kalau guru tidak paham, teknologi bisa menjebak. Contohnya video manipulasi digital yang menampilkan orang seolah masih hidup. Itu alasan pentingnya literasi digital,” jelasnya.

Pelatihan ini dibagi dalam tiga sesi yang sistematis. Pertama, pengenalan dasar AI dan tantangan etika. Kedua, penerapan aplikasi AI untuk memudahkan administrasi sekolah. Ketiga, pemanfaatan AI dalam menyusun RPP dan media pembelajaran interaktif.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Herman Deru berharap, para guru yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi agen perubahan. Mereka diharapkan menularkan pengetahuan yang didapat kepada sejawat, sekaligus menguatkan literasi digital siswa.

Johannes Agus Taruna, praktisi pendidikan yang menjadi narasumber, menyebut kegiatan ini sebagai momentum emas. “Bayangkan dampaknya, 25.000 guru mempraktikkan AI di kelas. Itu artinya jutaan siswa akan merasakan manfaatnya,” katanya.

Ia menambahkan, inisiatif Gubernur Sumsel menjadi kunci utama terwujudnya acara ini di Palembang. “Awalnya mau di kota lain, tapi Pak Deru langsung menyambut dan mendukung penuh. Karena itu kegiatan besar ini bisa lahir di Sumsel,” ujarnya.

Penyerahan sertifikat Guinness World Records dilakukan oleh Mr. Austin Clark Herzog Johnson kepada Kepala Dinas Kominfo dan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel. Dengan itu, prestasi ini resmi diakui dunia.

Baca Juga:  Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Acara turut dihadiri unsur Forkopimda dan tokoh pendidikan nasional. Motivator James Gwee serta akademisi Universitas Ciputra, Dwi Sunu Pebruanto dan Dr Benny Irawan turut mengisi materi.

Pelatihan ini bukan sekadar pencapaian rekor, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk pendidikan Indonesia. Dari Palembang, lahirlah gerakan besar agar guru Indonesia siap menghadapi era digital dan mencetak generasi emas bangsa.

Kegiatan ini juga turut dihadiri Kapolda Sumsel diwakili Dirbinmas Kombes Pol Hari Purnomo SIK SH MH MHan, Kajati Sumsel diwakili Asintel Totok Bambang Twidjo SH MH, Danrem 044/Gapo diwakili Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf Jauhari, Danlanal Palembang diwakili Pasminlog, Mayor Laut (P) Wagyo.

Narasumber Indonesia’s Favorite Trainer and Speaker Motivator Indonesia, James Gwee, Entrepreneurship Education and Learning Design Specialist Universitas Ciputra Dwi Sunu Pebruanto SPd MEd PhD, Head Teaching and Learning Innovation Center Universitas Ciputra, Dr Benny Irawan SPd MEd. [AbV/red]

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Minggu, 27 September 2026 - 13:21 WIB

SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun

Berita Terbaru