Karhutla di Sungai Rengit Hanguskan 19 Hektare Lahan: Rawa dan Gambut

- Jurnalis

Sabtu, 16 September 2023 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polsek Talang Kelapa, TNI, BPBD, Manggala Agni bersama warga berupaya memadamkan karhutla di Sungai Rengit, Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin

Personel Polsek Talang Kelapa, TNI, BPBD, Manggala Agni bersama warga berupaya memadamkan karhutla di Sungai Rengit, Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Titik hotspot kebakaran hutan dan lahan [Karhutla] timbul, akibatnya 19 hektare lahan di dusun IV Setia Harapan Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, hangus terbakar.

Atas hal itu, Kapolsek Talang Kelapa AKP Marwijaya bersama personel bergegas mendatangi lokasi, memantau dan mengecek titik koordinat berlangsungnya peristiwa Karhutla sekitar pukul 05.30 WIB pada Kamis 14 September 2023.

Tak hanya personel Polsek Talang Kelapa, Anggota BPD Sungai Rengi, Humas PT SIP, Damkar PT SIP 10 sebanyak orang, Warga Masyarakat Peduli Api 11 orang, Damkar PT SLJ 10 orang, Anggota BPBD 7 orang, 1 pers Polri dan 1 pers TNI, dan Anggota Manggala Agni 5 orang.

Hal itu dibenarkan Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasi Humasnya Iptu Sutedjo.

“Bermula adanya informasi kalau terjadi Karhutla di Dusun IV Setia Harapan Desa Sungai Rengit. Atas informasi ini Personil Polsek Talang Kelapa melakukan Pengecekan langsung ke lokasi titik Hotspot tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga:  Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Menurut Sutedjo, untuk menuju ke lokasi tersebut petugas menempuh perjalanan 90 menit dari Mako Polsek Talang Kelapa, kisaran luas lahan 50 hektare, yang terbakar 19 hektare.

“Pemadaman dilaksanakan dengan menggunakan mesin pompa air sebanyak 5 unit, 1 unit mobil Damkar dari BPBD dan 1 unit mobil Damkar dari Manggala Agni. Sebagian besar titik api tidak bisa di jangkau untuk dipadamkan,” jelas Sutedjo.

Dari keterangan petugas, jelas Sutedjo, lokasi kejadian, merupakan tanah rawa lahan gambut dan kondisi lahan kebun sawit dan semak belukar, titik api dan lahan yang terbakar sudah mulai bisa dipadamkan, karena lahan gambut bara api masih ada di bawah permukaan tanah.

Kendala bagi personel, kurangnya peralatan khusus digunakan dalam melaksanakan cek TKP Karhutla

Baca Juga:  Krisis Air Bersih 14 Tahun, Warga Kenten Raya Gugat PDAM Betuah ke PN Palembang

“Untuk penyelidikan dilakukan pemeriksaan pemilik lahan, Kades, saksi-saksi, pemasangan police line, BB yang diamankan, tangkap pelaku, gelar Perkara, dan padam/proses pemadaman Api berangsur,” bebernya.

Adapun titik hotspot dalam peta yaitu Latitude -2.8153746, Longitude 104.621154, lokasi Dusun IV Setia Harapan Desa Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Pada kesempatan itu petugas juga melakukan sosialisasi dan penyebaran maklumat larangan melakukan pembakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Kemudian melaksanakan giat Patroli Karhutla dengan pemerintah setempat dalam rangka mengantisipasi tempat tempat rawan titik api agar tidak terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Melarang warga membuka hutan dan lahan dengan cara membakar serta, agar warga di musim panas atau kemarau dapat mewaspadai api dan kebakaran hutan dan lahan,” pungkas dia.

Laporan Desi | Editor AbV

Berita Terkait

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik
Kedekatan Wagub Cik Ujang dengan Warga Banyuasin Terjalin Hangat dalam Silaturahmi Sumber Marga Telang
Gubernur Herman Deru Tegaskan Pentingnya Prosedur dan Kolaborasi dalam Pembangunan 18 Ruas Jalan Banyuasin
Krisis Air Bersih 14 Tahun, Warga Kenten Raya Gugat PDAM Betuah ke PN Palembang
Lapas Banyuasin Gelar Tes Urine Serentak: Semua Dinyatakan Negatif
Musrenbang RKPD 2027 Banyuasin: Ujian Inovasi di Tengah Efisiensi Anggaran
Banjir Dadakan Kala Lebaran di Banyuasin III
Rugikan Negara Rp418 Juta, Kejari Banyuasin Tahan Kades Sebokor Dua Periode

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:03 WIB

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Senin, 20 April 2026 - 21:44 WIB

Kedekatan Wagub Cik Ujang dengan Warga Banyuasin Terjalin Hangat dalam Silaturahmi Sumber Marga Telang

Sabtu, 11 April 2026 - 19:57 WIB

Gubernur Herman Deru Tegaskan Pentingnya Prosedur dan Kolaborasi dalam Pembangunan 18 Ruas Jalan Banyuasin

Jumat, 10 April 2026 - 07:34 WIB

Krisis Air Bersih 14 Tahun, Warga Kenten Raya Gugat PDAM Betuah ke PN Palembang

Senin, 6 April 2026 - 18:34 WIB

Lapas Banyuasin Gelar Tes Urine Serentak: Semua Dinyatakan Negatif

Berita Terbaru

Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.

Headlines

Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB