Produk Manufaktur Sumbang 74 Persen Ekspor Nasional

- Jurnalis

Jumat, 12 Juli 2019 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Tahun 2019, total nilai ekspor nasional menyumbang 74,59 persen dengan kisaran nilai keuangan sebesar 51,06 miliar dolar AS.

Keberhasilan itu dicapai dari hasil produk unggulan dari sektor manufaktur. Dengan pencapaian itu berarti total nilai ekspor memberikan kontribusi terbesar bagi nilai ekspor nasional.

Menurut Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, dirinci dari ekspor industri manufaktur pada periode Januari-Mei 2019 terjadi peningkatan 9,8 persen dibanding periode tahun lalu.

“Selama ini industri manufaktur masih konsisten menjadi kontributor terbesar pada nilai ekspor kita,” ujar Airlangga, di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Sesuai keterangan yang diterima, katanya, beberapa sektor manugaktur, sangat berperan terhadap pencapaian ekspor pada lima bulan pertama tahun ini.

Misalnya sektor industri makanan menembus pencapaian nilai angka sebesar 10.56 miliar dolar AS, disusul industri logam dasar 6.52 miliar dolar AS. Sementara industri bahan kimia mencapai 5,38 miliar dolar AS.

Baca Juga:  PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

“Kalau kita cermati, ternyata industri pakaian mampu memberi setoran dengan nilai ekspor sebesar U3.55 miliar dolar AS. Sedangkan industri kertas dan barang dari kertas mencapai 3 miliar dolar AS,” katanya.

Beberapa negara tujuan utama ekspor produk manufaktur nasional adalah Amerika Serikat, China, Jepang, Singapura dan India.

Menperin menegaskan, saat ini pemerintah sangat gencar menarik investasi sektor industri yang dapat menghasilkan produk substitusi impor.

“Langkah itu dilakukan sebagai upaya untuk menekan defisit neraca perdagangan kita,” ujarnya.

Airlangga memaparkan, Presiden Joko Widodo begitu komitmen menjaga iklim usaha yang kondusif di Indonesia.

“Wujud nyata dari komitmennya ialah memberi kemudahan bagi perizinan usaha. Selain itu menjaga ketersediaan bahan bakar dan energi serta telah menerbitkan kebijakan insentif fisikal untuk memacu industri dalam kegiatan vokasi dan libang.

Baca Juga:  Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Dalam menggenjot investasi dan ekspor, pemerintah komitmen untuk menciptakan iklim bisnis yang kondusif, sehingga dapat memberikan kemudahan perizinan usaha.

Langkah strategis yang dilakukan antara lain memberikan insentif fisikal. Penerapan online single submission (OSS) serta melaksanakan program pendidikan dan pelatihan vokasi.

Di tengah kondisi perlambatan ekonomi di tingkat global, kata Menperin, ia optimistis memasang target pertumbuhan industri nonmigas sebesar 5,4 persen pada 2019.

Sementara sejumlah sektor yang diproyeksikan tumbuh tinggi, di antaranya industri makanan dan minuman 9,86%, permesinan 7%, tekstil dan pakaian jadi 5,6 persen, kulit barang dari kulit dan alas kaki 5,40 persen. (abror vandozer)

Berita Terkait

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terbaru