Diisukan Sakit Jantung, Samidin Tewas Tergencet Paku Bumi

- Jurnalis

Jumat, 12 April 2019 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE. COM, MUARA ENIM — Tewasnya petugas riger atau pemandu operator crane , karyawan PT Rekayasa Industri ( PT REKIN), Samidin (55) diliputi isu yang simpang- siur.

Humas PT Rekin secara resmi menyatakan bahwa Samidin tewas karena yang bersangkutan mengidap penyakit jantung.

Namun keterangan dari Kapolsek Semende melalui Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) IPDA Ardiansyah Yunisca, mengatakan bahwa warga Karang Anyar Labuan RT 02 RW 01, Kabupaten Pandeglang Banten itu tewas karena tertimpa batangan paku bumi.

Baca Juga:  Wagub Sumsel Cik Ujang Dorong Transformasi Pembelajaran dan Penguatan Karakter pada Hardiknas 2026

Samidin tertimpa musibah saat bekerja di lokasi Geotermal Power Plant Rantau Dedap. Saat itu (Rabu, 10/4/2019), Samidin sedang bertugas memandu dan mengarahkan penurunan pasak bumi dari atas trailer. Saat itu hari hujan cukup kencang.

Saat pasak bumi itu akan diturunkan. Namun keadaan tali seling samgat licin akibat air hujan. Pasak bumi itu akhirnya menggelinding dan menimpa korban.

“Akibatnya korban Samidin meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar Ardiansyah.

Baca Juga:  Buka LKS SMK Sumsel 2026, Wagub Cik Ujang Motivasi Siswa Siap Bersaing di Tingkat Nasional dan Internasional

Saat itu mayat korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat untuk divisum.

Atas terjadinya peristiwa mengenaskan itu, pihak perusahaan menyerahkan jasad korban ke keluarganya di Kabupaten Pandeglang, Banten.

PT Rekin tempat Samidin bekerja, anak perusahaan PT Geotermal Supreme Energi Rantau Dedap.

Sementara hasil investigasi wartawan di lapangan, seorang sumber yang namanya minta diinisial (TR, 35 tahun), mengatakan bahwa Samidin tewas tergencet pipa besi. Ia tewas bersimbah darah. (eddy yusuf)

Berita Terkait

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan
Gubernur Herman Deru Isi Hari Raya Idul Adha dengan Berbagi Kurban
Momentum Iduladha, Sekda Sumsel Edward Candra Pererat Silaturahmi Lewat Open House

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:35 WIB

Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Berita Terbaru

Akademisi Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang, Dr Dadang Apriyanto SH MH

Headlines

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:18 WIB