Askolani: Pol PP Jangan Arogan saat Bertugas

- Jurnalis

Kamis, 31 Maret 2022 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemusnahan barang bukti hasil operasi penegakan daerah oleh Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol-PP] Kabupaten Banyuasin tahun 2021 di Halaman Kantor Satpol-PP, Kamis [31/3/2022].

Pemusnahan barang bukti hasil operasi penegakan daerah oleh Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol-PP] Kabupaten Banyuasin tahun 2021 di Halaman Kantor Satpol-PP, Kamis [31/3/2022].

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Saat melakukan penertiban dan menjalankan tugas Polisi Pamong Praja [Pol-PP] harus persuasif agar tidak menyakiti hati masyarakat.

Hal itu dikatakan Bupati Banyuasin H Askolani saat menyampaikan sambutannya pada Pemusnahan barang bukti hasil operasi penegakan daerah oleh Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol-PP] Kabupaten Banyuasin tahun 2021 di Halaman Kantor Satpol-PP, Kamis [31/3/2022].

Kewenangan Pol-PP menegakkan peraturan daerah dan kepala daerah. Dirinya mengapreasiasi atas kinerja Satpol-PP yang baik dan selalu mengedepankan hubungan yang humanis dengan masyarakat yang ada di Kabupaten Banyuasin.

“Pol-PP tidak boleh kasar, arogan seperti video yang banyak viral di media sosial. Kita kejam dan tegas tetapi kita harus baik untuk masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Banyuasin,” tegasnya.

Baca Juga:  Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎

Jika saat penertiban, Jelas Askolani, Pol-PP tidak boleh menendang ataupun melakukan kekerasan lainnya. “Dikomunikasikan baik-baik dan dipindahkan dengan cara yang baik itu lebih manusiawi,” tandasnya.

Kepala Satpol-PP Banyuasin, Drs Indra Hadi mengatakan untuk mendukung program Banyuasin Religius serta menindaklanjuti laporan masyarakat dan untuk mendeteksi dini, selama tahun 2021 Polisi Pamong Praja melaksanakan giat razia Penyakit Masyarakat sebanyak 10 kali.

Selama tahun 2021, Satpol-PP Banyuasin telah merazia lokasi yang dijadikan tempat praktek prostitusi sebanyak 15 lokasi.

“Apabila ditemukan tempat maksiat kita langsung eksekusi, apapun yang terjadi tetap kita hadapi, sebab tempat maksiat harus diberantas untuk wilayah Kabupaten Banyuasin,” tegasnya.

Baca Juga:  Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Selain warung remang-remang, Satpol-PP juga melaksanakan operasi minuman beralkohol. Indra menjelaskan, Barang bukti yang berhasil diamankan untuk dimusnahkan sebanyak 630 botol terdiri dari Anggur merah 167 botol besar dan 177 botol kecil, beras kencur sebanyak 40 botol, Sol-ju sebanyak 84 botol, bir hitam 35 botol, Singaraja 8 botol, bir bintang 108 botol.

“Sol-ju kita dapat dari tempat karaoke di Opi mall, tempat tersebut tidak berizin untuk menjual minuman keras sehingga kami sita,” bebernya.

Selain itu, sambungnya, Satpol-PP juga membantu Bapenda Banyuasin untuk menegur perusahaan-perusahaan yang tidak berkontribusi dalam membayar pajak.

“Alhamdulillah setelah ditertibkan, banyak perusahaan yang membayar pajak,” ungkap Indra. [Desi OY]

Berita Terkait

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎
Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Berita Terbaru