Palembang Diguyur Hujan, BPBD Sumsel: Dampak La Nina

- Jurnalis

Sabtu, 25 Desember 2021 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir yang menggenangi wilayah Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, Sabtu [25/12/2021]

Banjir yang menggenangi wilayah Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, Sabtu [25/12/2021]

Terjadi 30 Tahun, Puncaknya di Desember

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Hujan yang mengguyur wilayah kota Palembang sekira pukul 03.30 dini hari hingga 09.00 WIB pagi, Sabtu [25/12/2021] menyebabkan genangan air di mana mana.

“Banjir yang menggenangi wilayah Kota Palembang dengan kedalaman tergantung dengan lokasinya, ada yang sampai satu meter,” ungkap Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan [BPBD Sumsel] Anshori, kepada Wideazone.com melalui sambungan seluler, Sabtu [25/12/2021].

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan [BPBD Sumsel] Anshori
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan [BPBD Sumsel] Anshori

Anshori mengatakan sesuai sumber dari BMKG bahwa untuk musim penghujan tahun ini dipengaruhi La Nina jadi potensi intensitas hujan yang tinggi. “Terjadi dari tadi malam intensitas curah hujannya mencapai 164 mm berdasarkan info dari BMKG ini yang tertinggi di Desember dalam 30 tahun terakhir ini. Bulan ini [Desember] yang paling tinggi intensitas curah hujannya,” jelasnya.

Baca Juga:  Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Merujuk untuk Palembang terkait saluran airnya, terbukti ketika pukul 05.00 WIB pagi tadi ujar Anshori, saat keluar banjir menggenangi sepanjang jalan Kolonel H Burlian, namun pada pukul 11.00 WIB ternyata air sudah surut semuanya.

Baca Juga:  PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus

“Artinya drainase cukup bagus, mungkin di perumahan perumahan agar saluran airnya diperbesar, dan sampah sampah yang menyumbat aliran tersebut agar dibersihkan,” ucapnya.

Ia mengimbau agar masyarakat Palembang tetap waspada dan membersihkan saluran saluran yang tersumbat akibat sampah.

Lanjut dia, untuk diketahui terdapat tim dari BPBD dan SAR yang kita terjunkan untuk mengevakuasi di beberapa lokasi yakni di Sukawinatan dan Pipa Reja. “Karena kawasan tersebut paling tinggi genangan airnya,” tukasnya.

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Pancasila di Persimpangan Jalan
Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang
Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:26 WIB

Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:52 WIB

Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terbaru