Sebelumnya, Kapolres Lahat tidak bisa mengikuti penyuntikan vaksinasi bersama Bupati dan Forkopimda lainnya, yang dilaksanakan kemarin (01/02) bertempat di Pendopoan Bupati Lahat, lantaran tensi darah Kapolres Lahat tinggi, yakni pertama tensi mencapai 170 mmHg, kedua 160 mmHg dan yang ke tiga 158 mmhg, sehingga proses Vaksinasi dilakukan hari ini, di Puskesmas Bandar Jaya Lahat, Provinsi Sumatera Selatan.


Semalam, lanjut Kapolres Lahat, saya sudah istirahat yang cukup dan tidur tidak terlalu larut malam. Untuk itu saya berpesan kepada siapa pun kalau besoknya mau di vaksin harus banyak istirahat, agar tensi darahnya tidak tinggi,” jelas AKBP Ahmad Gusti.
Terlihat setelah divaksin keadaan orang nomor satu di Kepolisian Resort Lahat ini masih sehat dan bugar seperti biasanya.
Dirinya berpesan kepada masyarakat, sebelum melaksanakan vaksinasi harus jaga kesehatan dan banyak istirahat.
“Alhamdulillah setelah divaksin, sama sekali tidak ada efek samping apa apa, untuk itu mari kita sukseskan vaksinasi ini, insya Allah aman dan halal karena telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI,” tuturnya
Dikatakan Kapolres, sebelum divaksin dirinya sama sekali tidak mempunyai rasa gugup. “Memang sebelum divaksin kita harus istirahat yang cukup,” ujarnya.
Dirinya juga berpesan kepada tim kesehatan yang akan melaksanakan tugas vaksinasi, “Agar selalu menjaga kesehatan dan selalu melayani masyarakat dengan senyuman serta memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat,” imbuhnya.
Saya, Bupati dan teman-teman Forkopinda lainnya sebagai contoh, dan telah divaksin duluan, dan Alhamdulillah tidak terjadi apa apa. “Untuk itu jangan takut untuk divaksin dan vaksin ini tidak ada efek samping,” sambungnya.
Selain itu, Kepala Puskesmas dr Hj Sumirawati melalui Kepala TU Puskemas Bandar Jaya Dwi Purnomo membenarkan bahwa Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono, SIK telah melaksanakan vaksinasi di puskemas bandar jaya Hari ini.
“Ya, Kapolres Lahat telah melaksanakan vaksinasi disini dan berjalan sesuai alur yang telah ditentukan oleh pemerintah,” pungkasnya.
Laporan Agustin
Editor Abror Vandozer




![Sekretaris Daerah [Sekda] Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD] agar tidak menganggap remeh pengelolaan arsip.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0011-225x129.jpg)
![Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengikuti pembukaan presentasi kepala daerah dalam rangka penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award [IGA] 2026 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri [BSKDN] Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa 3 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0010-225x129.jpg)

![Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PDIP, Andreas Okdi Priantoro [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)


![Sekretaris Daerah [Sekda] Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD] agar tidak menganggap remeh pengelolaan arsip.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0011-129x85.jpg)
![Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengikuti pembukaan presentasi kepala daerah dalam rangka penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award [IGA] 2026 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri [BSKDN] Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa 3 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0010-129x85.jpg)



![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

