WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Belasan rumah warga di RT 22, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, dilaporkan mengalami keretakan yang diduga terdampak proses pembangunan Tower Bank Mandiri.
Menanggapi keluhan tersebut, PT Adhi Karya selaku pelaksana proyek menyatakan siap bertanggung jawab memperbaiki kerusakan, namun penggantian dalam bentuk uang masih terkendala perbedaan nilai nominal.
Project Engineering Manager [PEM] PT Adhi Karya, Saif, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak sejak awal pekerjaan berlangsung. Menurutnya, kondisi tanah yang relatif lunak saat pengerjaan fondasi menjadi salah satu faktor yang berpotensi menimbulkan dampak pada bangunan di sekitar lokasi proyek.
“Kondisi tanah di lokasi cukup lunak. Kami sudah melakukan identifikasi sejak awal, mendata rumah yang terdampak, serta beberapa kali menggelar pertemuan dan berkoordinasi dengan Ketua RT setempat,” ujar Saif saat memberikan keterangan pers, Senin 13 Juli 2026.
Ia menjelaskan, proses perbaikan rumah warga telah berjalan. Hingga kini, empat rumah sudah dalam tahapan perbaikan sesuai tingkat kerusakan yang ditemukan di lapangan.
Meski demikian, penyelesaian terhadap seluruh warga belum tercapai karena sebagian pemilik rumah memilih menerima ganti rugi dalam bentuk uang, bukan perbaikan bangunan. Menurut Saif, besaran nilai nominal yang diajukan warga masih berbeda dengan hasil perhitungan perusahaan.
“Dari hasil perhitungan kami ada nominal tertentu, sementara warga mengajukan nilai yang berbeda. Sampai sekarang belum ditemukan titik tengah sehingga prosesnya masih menunggu kesepakatan,” katanya.
Saif menegaskan, PT Adhi Karya berkomitmen memperbaiki seluruh kerusakan yang terbukti terdampak proyek. Namun, setiap bentuk ganti rugi harus didasarkan pada perhitungan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Karena dalam hal ini tentunya harus ada sama-sama pertanggungjawabannya yang akuntabel. Misal, kerusakannya bernilai Rp10 juta yang ideal, wajar kita akan bayar, tapi terkadang yang dikhawatirkan nilai kerusakannya terlalu tinggi, itu yang masih keberatan,” ujarnya
Ia menambahkan, perbaikan terhadap empat rumah yang telah disepakati warga terus berjalan, termasuk penggantian keramik dan bagian bangunan lain yang mengalami kerusakan.
Saif juga mengungkapkan, pembangunan Tower Bank Mandiri dimulai pada pertengahan 2025. Sementara pekerjaan pemasangan fondasi dilaksanakan sekitar Agustus hingga September 2025.
Laporan/Editor Abror Vandozer


![Project Engineering Manager [PEM] PT Adhi Karya, Saif. [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260713-WA0014.jpg)

![Project Engineering Manager [PEM] PT Adhi Karya, Saif. [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260713-WA0014-225x129.jpg)
![Pembangunan Tower Bank Mandiri dan Ketua RT 22, 24 Ilir Palembang Irwan. [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/Pembangunan-Tower-Bank-Mandiri-dan-Ketua-RT-22-24-Ilir-Palembang-Irwan-225x129.jpg)




![Project Engineering Manager [PEM] PT Adhi Karya, Saif. [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260713-WA0014-129x85.jpg)
![Pembangunan Tower Bank Mandiri dan Ketua RT 22, 24 Ilir Palembang Irwan. [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/Pembangunan-Tower-Bank-Mandiri-dan-Ketua-RT-22-24-Ilir-Palembang-Irwan-129x85.jpg)





![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

