Banjir Dadakan Kala Lebaran di Banyuasin III

- Jurnalis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir merendam permukiman warga pada pagi Hari Raya [Lebaran] setelah aliran sungai di kelurahan Seterio kecamatan Banyuasin III kabupaten Banyuasin tersumbat oleh tumpukan tumbuhan liar.

Banjir merendam permukiman warga pada pagi Hari Raya [Lebaran] setelah aliran sungai di kelurahan Seterio kecamatan Banyuasin III kabupaten Banyuasin tersumbat oleh tumpukan tumbuhan liar.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Banjir merendam permukiman warga pada pagi Hari Raya [Lebaran] setelah aliran sungai di kelurahan Seterio kecamatan Banyuasin III kabupaten Banyuasin tersumbat oleh tumpukan tumbuhan liar.

Meski hujan yang turun hanya berintensitas rendah, air justru terus meningkat bahkan setelah hujan berhenti.

Ketinggian air yang semula sekitar 15 sentimeter dilaporkan naik hingga mencapai sekitar 50 sentimeter, membuat aktivitas warga terganggu di momen perayaan.

Baca Juga:  ASN Pemkot Palembang Galang 22 Ton Beras, Wujud Kepedulian bagi Warga Terdampak Kabut Asap

Desi, salah seorang warga setempat, mengatakan banjir kali ini terjadi tidak seperti biasanya.

Menurutnya, kondisi sungai yang buntu akibat banyaknya tumbuhan liar diduga menjadi penyebab utama meluapnya air.

“Malam tadi hujan tidak terlalu deras, tapi air sudah masuk. Setelah hujan berhenti, malah makin tinggi. Tadi sekitar 15 sentimeter, sekarang sudah hampir 60 sentimeter,” ujarnya, Sabtu 21 Maret 2026.

Ia juga menyampaikan keluhan warga yang merasa kondisi ini sudah lama terjadi tanpa penanganan serius.

Baca Juga:  Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar

Warga berharap pemerintah setempat segera turun tangan untuk membersihkan aliran sungai agar tidak terus menimbulkan banjir.

“Kami berharap ada tindakan cepat dari pemerintah untuk membersihkan sungai. Kalau tidak, setiap hujan pasti begini,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, air masih menggenangi sejumlah rumah warga dan belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Laporan Desi OY

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Berita Terbaru