KPK Gelar Observasi di Asahan: Calon Percontohan Kabupaten Anti Korupsi 2026

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] melakukan kunjungan observasi ke Kabupaten Asahan dalam rangka penilaian calon percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi Tahun 2026.

Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] melakukan kunjungan observasi ke Kabupaten Asahan dalam rangka penilaian calon percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi Tahun 2026.

WIDEAZONE.com, ASAHAN |  Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] melakukan kunjungan observasi ke Kabupaten Asahan dalam rangka penilaian calon percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi Tahun 2026.

Gelaran berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat daerah.

Hadir dalam acara antara lain Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSos MSi, Wakil Bupati Asahan Rianto SH M.AP, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kapolres Asahan, Kajari Asahan, perwakilan Dandim 0208 Asahan; perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK yang dipimpin oleh Ketua Tim Observasi Program FAB/Kota Percontohan KPK Friesmount Wongso beserta rombongan.

Kemudian, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs Zainal Arifin Sinaga MH; serta jajaran Asisten Pemerintah, Staf Ahli Bupati, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, dan Forkala Asahan.

Dalam pidatonya, Bupati Taufik Zainal Abidin menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada KPK yang menjadikan Kabupaten Asahan sebagai salah satu calon percontohan. Menurutnya, hal ini merupakan kehormatan dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Asahan juga menyatakan komitmen serius dalam pencegahan korupsi, antara lain melalui pembangunan Mall Pelayanan Publik dan sistem pengelolaan pajak secara online, serta mendukung penuh tata kelola yang bersih dan akuntabel untuk kemajuan Sumatera Utara.

Baca Juga:  MTQN ke-57 Asahan Resmi Digelar, 853 Peserta Siap Bersaing

Perwakilan KPK RI Friesmount Wongso menjelaskan bahwa Kabupaten Asahan merupakan salah satu dari enam kabupaten/kota di Indonesia yang dinominasikan. Program ini bertujuan membangun budaya antikorupsi dan memperbaiki tata kelola pemerintahan dari tingkat desa hingga kabupaten/kota. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, antara lain Monitoring Center for Prevention (MCP), Survei Penilaian Integritas (SPI), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), kepatuhan pelayanan publik, maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Ia menekankan bahwa komitmen seluruh jajaran pemerintah dan elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

Baca Juga:  Pemkot Palembang Siap Dukung “Sumsel Run 2026” Peringati Hari Kartini

Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan menyampaikan ucapan terima kasih dan memaparkan komponen yang menjadi dasar penilaian, antara lain tata kelola, kualitas pengawasan, kualitas pelayanan publik, peningkatan budaya kerja antikorupsi, serta peningkatan peranan masyarakat dan kearifan lokal. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai pedoman komponen dan indikator evaluasi, serta sesi diskusi antara tim KPK dengan peserta audiens. Setelah sesi tatap muka, tim KPK juga melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Abdul Manan Simatupang, Dinas Pelayanan Modal dan Satu Pintu, serta Dinas Kominfo Kabupaten Asahan.

Laporan Subhan Hadi Darmawan

Berita Terkait

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Wapub Asahan Hadiri Rakor di Kemensos, Bahas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat
Bupati Asahan Resmi Buka Jambore Gerakan Pramuka Cabang Asahan 2026
Bupati Asahan Resmi Buka Pelatihan TP-PKK Kecamatan 2026
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Bupati Asahan Terima Laporan Akhir Studi Kelayakan Gerai UMKM
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:33 WIB

Wapub Asahan Hadiri Rakor di Kemensos, Bahas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:31 WIB

Bupati Asahan Resmi Buka Jambore Gerakan Pramuka Cabang Asahan 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:53 WIB

Bupati Asahan Resmi Buka Pelatihan TP-PKK Kecamatan 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Berita Terbaru

Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.

Headlines

Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB