Manajemen Logistik dan Cadangan Beras, Perlu Dibenahi

- Jurnalis

Kamis, 5 Desember 2019 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo meminta agar ketersediaan produksi beras dalam negeri tercatat secara akurat dan terkonsolidasi dalam rapat terbatas di kantor Presiden Jakarta, Rabu (4/12/2019)

Presiden Joko Widodo meminta agar ketersediaan produksi beras dalam negeri tercatat secara akurat dan terkonsolidasi dalam rapat terbatas di kantor Presiden Jakarta, Rabu (4/12/2019)

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Beras merupakan bahan pokok makanan sebagian besar rakyat Indonesia. Karena itu Presiden Joko Widodo meminta agar ketersediaan produksi beras dalam negeri tercatat secara akurat dan terkonsolidasi.

“Data itu tercatat secara akurat tentang luas bahan baku dan lahan sawah di Indonesia hingga data riil tentang produksi beras,” ujar Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas di kantor Presiden Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Di hadapan peserta rapat, Kepala Negara menginginkan agar pemerintah memiliki data ketersediaan beras dalam negeri yang akurat dan terkonsolidasi.

“Saya berharap agar data produksi beras yang ada itu benar-benar riil dan terkonsolidasi sehingga kita memiliki pegangan data kuat setiap kita mengambil keputusan dengan langkah-langkah yang korektif untuk melakukan perbaikan,” ujar Presiden.

Photo Istimewa
Photo Istimewa

Selain membicarakan data tentang ketersediaan bahan baku beras dan luasnya lahan persawahan, Joko Widodo menyinggung soal manajemen logistik dan rantai pasok beras nasional.

Baca Juga:  Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Produksi beras di daerah, katanya, tidak merata. Namun daerah yang mampu memenuhi kebutuhan berasnya sendiri dan memasok ke luar daerahnya, terdapat pula daerah-daerah yang membutuhkan pasokan beras dari luar wilyahnya.

Terkait kebutuhan itu, Presiden mengatakan, aspek ketersediaan komoditas beras menjadi sangat penting. Begitu juga dengan keterjangkauan pasokan beras ke masing-masing daerah di Indonesia.

Baca Juga:  Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

“Saya merasa, kuncinya adalah efisiensi dan keandalan di dalam mengelola manajemen logistik kita,” tambahnya.

Kepala Negara juga meminta agar pengelolaan cadangan beras pemerintah dapat segera dibenahi sehingga penumpukan stok beras dapat ditangani secepatnya, kemudian dicarikan jalan ke luarnya dari sejak jauh hari.

Selain dapat meningkatkan biaya perawatan, penumpukan stok beras yang tidak tersalurkan dapat menurunkan kualitas stok beras yang ada.

Karena itu Presiden meminta agar regulasi dan manajemennya segera dibereskan dengan dibuat pola-pola baru. Dengan demikian, kata Presiden, regulasinya tidak menjadi beban Badan Urusan Logistik (Bulog). (*)

Laporan Abror Vandozer/rel
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar
PLN UID S2JB Siaga Iduladha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:50 WIB

Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Berita Terbaru