HD: Jangan Cuek dengan Arsip

- Jurnalis

Kamis, 5 Desember 2019 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor Evaluasi Kearsipan se Sumsel dengan tema akuntablitas dan transparansi Arsip Menjadi Dasar Kepastian Hukum dalam Kehiduoan berbangsa negara, di Hotel Harper, Kamis (5/12/19) pagi

Rakor Evaluasi Kearsipan se Sumsel dengan tema akuntablitas dan transparansi Arsip Menjadi Dasar Kepastian Hukum dalam Kehiduoan berbangsa negara, di Hotel Harper, Kamis (5/12/19) pagi

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG- – Jangan Cuek dengan arsip! Begitu pesan Gubernur Sumsel H Herman Deru kepada seluruh Bupati/Walikota dan OPD di lingkungan Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel). Menurutnya arsip adalah aset berharga dan sangat penting dalam menentukan langkah kebijakan pembangunan dan rencana strategis.

” Kenapa saya mau datang ke acara ini walaupun agenda saya padat? karena ini sangat penting bagi saya. Arsip adalah aset yang sangat berharga. Anak cucu adalah pewaris apa yang kita karyakan. Tanpa ada kearsipan yang benar semua ini hanya akan jadi omong kosong. Cukuplah Kerajaan Sriwijaya kita dibilang fiktif karena kita dianggap tidak punya arsip” ujarnya saat membuka Rakor Evaluasi Kearsipan se Sumsel dengan tema akuntablitas dan transparansi Arsip Menjadi Dasar Kepastian Hukum dalam Kehiduoan berbangsa negara, di Hotel Harper, Kamis (5/12/19) pagi.

Saking pentingnya arsip ini, HD pun mengajak semua pihak untuk mengubah mindset yang selama ini kerap mengkonotasikan instansi atau OPD yang menangani soal kearsipan sebagai tempat “buangan”.

” Pola pikir seperti ini harus kita ubah. Makanya saya hormat sekali pada Bu Ana (Kadis Kearsipan Sumsel) yang bangga ditempatkan disini. Memang karakternya harus berani seperti Beliau kalau tidak bisa hilang nomenklaturnya, saking banyaknya orang yang tidak mau,” jelas HD.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Melalui Rakor itu, Gubernur HD berharap semua pihak terkait dapat menyamakan persepsi terhadap aset berharga tersebut. Meskipun saat ini semua sudah canggih, dimana arsip sudah dibuat dalam bentuk file Ia tetap menghimbau dinas terkait membenahi arsip secara konvensional.

Ia menilai tidak ada perencanaan yang benar tanpa ada file arsip yang benar terkait keterangan masa sebelumnya. Bahkan Ia yakin akan sulit bagi kepala daerah untuk dapat merencanakan pekerjaan besar jika tidak ada arsip sebelumnya.

“Ayo kita benahi dan hargai. Arsip ini aset, aset berharga. Jangan terlalu muluk bicara surat berharga lain. Contoh saja buku nikah, kalau hilang susahnya minta ampun. Mau Umroh saja sulit. Makanya walaupun ada yang sebagian disimpan di ponsel atau server arsip konvensional harus tetap ada. Untuk Bu Ana, jalan terus jangan takut ada adikmu ini yang siap back up,” tegasnya.

Senada dikatakan Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI DR Andi Kasman SE MM dalam paparannya. Menurut Andi, arsip adalah aset berharga sebuah negara. Karena dapat membuka jati diri suatu negara maka arsip harua dipelihara dan dilestarikan.

Baca Juga:  Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

” Tingkat peradaban suatu bangsa itu dapat dilihat dari pemeliharaan arsipnya. Dan arsip juga sejatinya berguna sebagai alat bukti bukti sah di pengadilan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kearsipan Sumsel Septiana Zuraida mengatakan saat ini masih ada 8 daerah di Sumsel yang tingkat kearsipannya masuk kategori buruk. Kemudian 4 daerah kategori baik dan sisanya masuk kategori cukup dan kurang.

” Alhamdulilah Sumsel ini paling hebat karena satu-satunya yang berbentuk dinas. Di provinsi lain justru kearsipannya bergabung dengan perpustakaan,” jelas Septiana Zuraida.

Meski begitu untuk mengelola arsip dari Provinsi yang begitu besar ini, Septiana berharap Pemprov mengakomodir kebutuhan posiai jabatan yang masih koaong seperti misalnya tenaga arsiparia agar dapat mengejar target kinerja yang baik ke depan.

” Selain mereview kegiatan kearsipan Pemprov tahun 2019. Rakor ini juga bertujuan menyatukan persepsi karena masih ada OPD yang belum melaporlan arsipkan ke Dinas Kearsipan,” ujarnya.

Selain Rakor, acara tersebut juga diisi dengan penandatanganan fakta integritas tertib administrasi dengan tiga OPD di lingkungan Pemprov Sumsel yakni BKD, Dinas Perkebunan dan Dinas Koperasi dan UKM Sumsel.

 

Laporan: Akip

Berita Terkait

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB