Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang Mulai Diperbaiki, Target 17 Hari !

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan penghubung desa Lubuk Rukam dengan Muara Kumbang, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir mulai diperbaiki setelah sebelumnya ambruk diterjang derasnya arus sungai disertai tumpukan tanaman air jenis enceng gondok.

Jembatan penghubung desa Lubuk Rukam dengan Muara Kumbang, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir mulai diperbaiki setelah sebelumnya ambruk diterjang derasnya arus sungai disertai tumpukan tanaman air jenis enceng gondok.

WIDEAZONE.com, OGAN ILIR | Jembatan penghubung desa Lubuk Rukam dengan Muara Kumbang, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir mulai diperbaiki setelah sebelumnya ambruk diterjang derasnya arus sungai disertai tumpukan tanaman air jenis enceng gondok.

Kepala Desa Lubuk Rukam, Muhaidi, mengatakan perbaikan jembatan sementara telah berjalan selama tujuh hari dan hingga kini berlangsung lancar. “Alhamdulillah, perbaikan jembatan sudah berjalan sekitar tujuh hari. Insyaallah, jika tidak ada kendala, sekitar 10 hari ke depan bisa selesai,” ujar Muhaidi, Sabtu 7 Februari 2206.

Selama proses perbaikan, jembatan tersebut hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua. Sementara kendaraan roda empat belum diperkenankan melintas demi keselamatan pengguna jalan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi ketentuan ini. Untuk sementara hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas, mobil belum bisa,” jelasnya.

Muhaidi juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima pihak desa, pembangunan jembatan permanen berupa jembatan cor beton direncanakan akan dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum [PU] pada Agustus 2026 mendatang.

Baca Juga:  Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

“Kami mohon doa dari masyarakat, semoga pembangunan jembatan cor beton penghubung Desa Lubuk Rukam dan Desa Muara Kumbang dapat segera terealisasi sesuai rencana,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir turun langsung ke lokasi jembatan putus setelah menerima laporan dari masyarakat.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan darurat segera dilakukan, mengingat jembatan besi Lubuk Rukam–Muara Kumbang merupakan akses utama penghubung antar desa di Kecamatan Kandis.

Jembatan tersebut menghubungkan sejumlah desa, di antaranya Desa Muara Kumbang, Desa Lubuk Segonang, Desa Tanjung Alai, Desa Kumbang Ulu, dan Desa Kumbang Ilir, serta menjadi jalur alternatif menuju Kecamatan Rantau Alai.

Putusnya jembatan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial masyarakat.

Baca Juga:  Ribuan Jamaah Salat Iduladha Padati Islamic Center, Wali Kota Prabumulih Serahkan Hewan Kurban

“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan memastikan penanganan segera dilakukan. Jembatan ini merupakan akses vital masyarakat dan harus menjadi prioritas,” tegas Panca Wijaya Akbar.
Diketahui, jembatan besi tersebut ambruk pada Kamis [22/1/2026] sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat kejadian, jembatan tidak dapat dilintasi kendaraan roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki.
Warga setempat menduga ambruknya jembatan akibat kombinasi derasnya arus sungai dan tumpukan enceng gondok yang tersangkut di bagian bawah jembatan.

“Kejadiannya cepat sekali. Arus sungai deras dan banyak enceng gondok menumpuk di bawah jembatan, tidak lama kemudian jembatan ambruk,” ujar seorang warga.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat mempercepat proses perbaikan serta pembangunan jembatan permanen agar mobilitas warga kembali normal dan desa-desa di wilayah tersebut tidak terisolasi.

Laporan Ayun Sundari/ Rosita | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Ketua DPRD Kota Prabumulih dan CP Sepakat Damai

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:13 WIB

Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:09 WIB

Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:49 WIB

Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas

Berita Terbaru