Petani di Banyuasin Nyaris Dibunuh Brutal, Kepala Dibacok hingga Dihantam Linggis

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Mulyadi bersama Tim Kuasa Hukumnya Imron Ahmad SH MH dan Fauzi SH mendatangi Polda Sumsel. [Foto: Suherman-WI]

Korban Mulyadi bersama Tim Kuasa Hukumnya Imron Ahmad SH MH dan Fauzi SH mendatangi Polda Sumsel. [Foto: Suherman-WI]

Kuasa Hukum Minta Bapak Kapolda Mengatensi

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Petani di Banyuasin, Mulyadi [51] nyaris menjadi korban pembunuhan brutal oleh pelaku RA beserta kawanannya dengan senjata api dan senjata tajam. Kini, korban bersama Tim Kuasa Hukumnya Imron Ahmad SH MH dan Fauzi SH mendatangi Polda Sumsel.

Kedatangan Warga Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Rantau Bayur ini, melaporkan peristiwa dugaan percobaan pembunuhan terhadapnya dengan register Laporan Polisi [LP] bernomor LP/B/1813/XII/2025/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN, Senin 29 Desember 2025.

Menurut keterangan korban, peristiwa mencekam melandanya itu pada Selasa 25 November 2025 lalu, di Dusun 1 Desa Tanjung Tiga, Rantau Bayur, Banyuasin.

Kala itu, korban menerima pesan di platform digital elektronik [FB] dari keponakannya untuk datang ke rumahnya. Mendapati itu, Mulyadi belum menghiraukan hingga chat tersebut berulang-ulang, akhirnya ia pun mendatanginya.

Setibanya di lokasi, korban langsung diserang dengan membabi buta. “Ditembak sebanyak tiga kali dari jarak dekat, namun senjata api pelaku tidak meledak, namun baru meletus pada tembakan keempat ke udara,” ungkap Mulyadi dalam keterangan kepada WIDEAZONE.com.

Baca Juga:  Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar

Tak sampai di situ, sebut korban, pelaku kemudian membacok kepala dan bawah bahu korban serta memukul kepalanya dengan linggis.

Sementara, Imron Ahmad selaku kuasa hukum korban menegaskan bahwa tindakan para pelaku ini sangat keji dan terencana. Ia meminta pihak kepolisian segera bertindak cepat menangkap para pelaku yang identitasnya sudah dilaporkan.

“”Klien kami adalah korban percobaan pembunuhan yang sangat brutal. Ada upaya penembakan berkali-kali dan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam serta benda tumpul,” ujarnya, Selasa 30 Desember 2025.

Kami berharap bapak Kapolda Sumsel mengatensi jajarannya Ditreskrimum untuk segera mengusut tuntas kasus ini. “Para pelaku harus segera ditangkap karena tindakan mereka sudah sangat meresahkan dan mengancam nyawa orang lain,” tegas Imron.

Baca Juga:  Luthfi Yazid Kecam Dugaan Skandal Penyadapan Ilegal: Extraordinary Serious Crime

Trauma Menyelimuti Korban

Sebagai korban pembunuhan, nampak raut trauma Mulyadi dengan luka di bagian kepala akibat hantaman benda tumpul dan senjata tajam, menceritakan detik-detik dirinya bertahan hidup.

“Saya tidak menyangka akan diserang seperti itu. Mereka menembak saya tiga kali, tapi untungnya senjata itu tidak meletus. Kemudian saya lari ke arah terang, mereka justru membacok dan memukul dengan linggis sambil meneriaki saya maling untuk memprovokasi massa,” jelasnya.

“Saya berharap keadilan, karena akibat kejadian ini saya mengalami pembekuan darah di kepala dan trauma berat,” ungkap Mulyadi.

Saat ini, laporan tersebut telah diterima pihak SPKT Polda Sumsel dan akan diteruskan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum untuk penyelidikan lebih lanjut terkait pelanggaran Pasal 338 jo Pasal 53 KUHP tentang percobaan pembunuhan.

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

IOC SKK Migas Mirip Pusat Kendali NASA! 24 Jam Nonstop Pantau Produksi Migas
Luthfi Yazid Kecam Dugaan Skandal Penyadapan Ilegal: Extraordinary Serious Crime
Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!
HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal
Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga
Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:13 WIB

IOC SKK Migas Mirip Pusat Kendali NASA! 24 Jam Nonstop Pantau Produksi Migas

Kamis, 5 November 2026 - 09:35 WIB

Luthfi Yazid Kecam Dugaan Skandal Penyadapan Ilegal: Extraordinary Serious Crime

Senin, 2 November 2026 - 15:16 WIB

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal

Senin, 2 November 2026 - 12:30 WIB

Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga

Berita Terbaru