72 Boks Benih Lobster Senilai Rp38 Miliar Kandas ke Luar Negeri

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satgas Gabungan Pangkalan TNI Angkatan Laut [Lanal] Palembang menggagalkan 72 boks benih bening lobster [BBL] masuk ke Luar Negeri, di perairan Muara Betara, Jambi pada Jumat 25 April 2025.

Tim Satgas Gabungan Pangkalan TNI Angkatan Laut [Lanal] Palembang menggagalkan 72 boks benih bening lobster [BBL] masuk ke Luar Negeri, di perairan Muara Betara, Jambi pada Jumat 25 April 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | 72 boks benih bening lobster atau BBL senilai Rp38 miliar kandas masuk ke luar negeri. 

Tindakan preventif, itu dilakukan Tim Satgas Gabungan Pangkalan TNI Angkatan Laut [Lanal] Palembang di perairan Muara Betara, Jambi pada Jumat 25 April 2025.

Komandan Lanal [Danlanal] Palembang, Kolonel Laut (P) Faisal MM MTr Hanla mengatakan pada awalnya, Tim F1QR sektor Kuala Betara mendeteksi kapal motor kayu berwarna hitam yang bergerak tanpa penerangan navigasi dari arah Muara Betara menuju ambang luar.

“Tim kami, F1QR di Sektor Kuala Betara mengidentifikasi kapal kayu bermotor hitam yang melintas tanpa lampu navigasi dari Muara Betara ke perairan luar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418

Setelah dilakukan pengejaran dan pemeriksaan pukul 23.50 WIB, Tim menemukan 72 boks styrofoam berwarna hitam berisi BBL yang ditutupi terpal serta satu kapal motor. “Kami berhasil mengamankan tiga tersangka dan barang bukti 72 box berisi benih bening lobster serta satu unit kapal motor, Ini adalah upaya nyata kami untuk menindak tegas praktik ilegal di laut,” jelas Danlanal.

Kapal tersebut diduga akan melakukan ship-to-ship ke kapal Hight Speed Craft [HSC] di perairan luar untuk kemudian diselundupkan ke luar negeri.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Sementara, Penyidik Pegawai Negeri Sipil [PPNS] Perikanan Sumsel [PSDKP], Syapril mengatakan bahwa terdapat total 380 ribu ekor lebih BBL dengan tiga jenis BBL meliputi pasir, mutiara dan bambu.

“Kalau kita totalkan kerugian negara akibat penyulundupan tersebut dapat mencapai Rp38 miliar lebih.,” Katanya.

Ketiga tersangka kini menjalani proses hukum lebih lanjut. Operasi ini memantapkan peran Tim F1QR Lanal Palembang dalam pengamanan laut Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Pimpin Lapas Martapura, Farizal Antony Diminta Lanjutkan Sinergi dan Perkuat Pembinaan Warga Binaan
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎
Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI
Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 04:58 WIB

Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Selasa, 1 September 2026 - 16:49 WIB

70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:39 WIB

SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Berita Terbaru

Ilustrasi WI-OK

Headlines

70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:49 WIB