3000 Nakes RSUP Mohammad Hoesin Diswab

- Jurnalis

Rabu, 9 Februari 2022 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 3000 lebih tenaga kesehatan [Nakes] Rumah Sakit Umum Pusat Dr Mohammad Hoesin [RSUPMH] Palembang diswab massal.

Sebanyak 3000 lebih tenaga kesehatan [Nakes] Rumah Sakit Umum Pusat Dr Mohammad Hoesin [RSUPMH] Palembang diswab massal.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sebanyak 3000 lebih tenaga kesehatan [Nakes] Rumah Sakit Umum Pusat Dr Mohammad Hoesin [RSUPMH] Palembang diswab massal. 

Pelaksanaan swab massal yang digelar oleh RSMH tersebut untuk mewaspadai lonjakan penyebaran virus COVID-19 varian Omicron.

Ketua Komite Mutu RSMH Palembang, Fraulin Plasmey mengatakan, bahwa swab masal dilakukan dalam rangka Traching, karena mulai meningkatnya jumlah pasien yang terkonfirmasi COVID-19 dan adanya tenaga kesehatan yang terkonfirmasi COVID-19.

Baca Juga:  Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

“Kita akan melaksanakan swab semua karyawan dengan tujuan agar terputusnya rantai penularan virus COVID-19, khususnya di lingkungan RSMH Palembang,” ujarnya, Rabu [9/2/2022].

Untuk perkembangan kasus Omicron di RSMH, ia menjelaskan saat ini sudah terdeteksi probable Omicron di RSMH Palembang, baik pada pasien maupun pada petugas kesehatan, namun masih dalam pemeriksaan lebih lanjut.

“Tidak usah panik dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker yang sesuai standar, selalu melakukan kebersihan tangan, menjaga jarak, hindari kerumunan, mengurangi mobilitas serta melaksanakan pola hidup sehat seperti makan bergizi, olahraga teratur dan jangan lupa menjaga personal hygiene,” pungkasnya

Baca Juga:  Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Diketahui, swab massa bagi tenaga kesehatan di lingkungan RSMH Palembang ini akan dilaksanakan lebih kurang 15 hari.

“Karena kita melakukan trachingnya terhadap 200 karyawan per hari agar tidak terjadi kerumunan dan tidak mengganggu pelayanan terhadap masyarakat,” tutupnya. [nt]

Berita Terkait

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Oknum Ngaku Wartawan Diciduk saat Terima Uang Rp10 Juta dari Perangkat Desa

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Selasa, 29 September 2026 - 14:10 WIB

Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB